Penyebab Kebakaran Rumah Warga di Sintang Diduga dari Kompor Tungku

Diduga api berasal dari kompor tungku kayu di dapur, sisa untuk memasak yang belum benar-benar di matikan

Penyebab Kebakaran Rumah Warga di Sintang Diduga dari Kompor Tungku
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Kompleks Nusantara Indah, Gang Bubut 77, Kabupaten Sintang, Jumat (31/5/2019) pukul 23.20 WIB. 

Penyebab Kebakaran Rumah Warga di Sintang Diduga dari  Kompor Tungku

SINTANG - Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi melalui Kasatreskrim AKP Indra Asrianto membenarkan kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Kompleks Nusantara Indah, Gang Bubut 77, Kabupaten Sintang, Jumat (31/5/2019) pukul 23.20 WIB.

"Ya benar, kebakaran di rumah milik Bapak Fadlon (62) yang berada di Gang Bubut 77, RT 30, RW 02, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang sekitar jam 11 lewat tadi malam," ujar AKP Indra.

Lanjutnya bahwa semulanya, keluarga korban tidur pukul 21.00 WIB dengan keadaan kompor gas dan peralatan listrik dalam keadaan mati. Namun sekitar pukul 23.20 WIB, korban mendengar teriakan kebakaran dari tetangga.

Baca: Pagi Ini Pemda Kapuas Hulu Gelar Upacara Lahir Pancasila

Baca: Ribuan Jamaah Itikaf Masjid Mujahidin Pontianak Gelar Sahur Bersama

Tetangga tersebut kemudian membangunkan korban sambil membantu memadamkan api yang telah membesar.

Dugaan sementara, api berasal dari kompor tungku yang berada di dapur belakang rumah yang bara apinya masih hidup.

"Kemudian korban bangun dan melihat di sekitar dapur miliknya telah mengeluarkan asap dan api, dan langsung membangunkan keluarga untuk keluar rumah mengamankan diri dan meminta bantuan warga sekitar," jelasnya.

Baca: Daging Kerbau Beku Laris di Kapuas Hulu

Upaya pemadaman dilakukan oleh Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang dengan menurunkan empat truk dan satu mobil hilux Damkar Sintang.

Kobaran api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian.

"Diduga api berasal dari kompor tungku kayu di dapur, sisa untuk memasak yang belum benar-benar di matikan. Kerugian ditaksir sekitar Rp. 50 juta. Tidak terdapat korban jiwa dan api dapat dipadamkan sekitar pukul 24.00 WIB," tutupnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved