JKN-KIS Beri Kemudahan Mendapatkan Layanan Kesehatan

Ketika ditanya pengalamannya menggunakan Kartu JKN-KIS, Eko dengan antusias menceritakannya.

JKN-KIS Beri Kemudahan Mendapatkan Layanan Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Eko Cahyono

JKN-KIS Beri Kemudahan Mendapatkan Layanan Kesehatan

PONTIANAK - Eko Cahyono (21) mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Selasa (28/5/2019).

Eko sapaan akrabnya bertandang ke kantor BPJS Kesehatan untuk keperluan penggantian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Sebelum mengantri untuk mendapatkan layanan, Eko dihampiri duta BPJS Kesehatan yang sedang piket untuk menyosialisasikan Aplikasi Mobile JKN kepada peserta.

Kemudian ia dijelaskan terkait fungsi serta kemudahan yang didapat cukup dengan mengunduh aplikasi Mobile JKN.

Baca: Ribuan Jamaah Itikaf Masjid Mujahidin Pontianak Gelar Sahur Bersama

Baca: Gema Iktikaf 10 malam Terakhir Ramadan di Masjid Mujahdin Pontianak

Ia pun mengaku pernah mendengar aplikasi Mobile JKN hanya belum mengunduh aplikasi tersebut.

“Saya pernah mendengar aplikasi ini, namun belum saya download, hari ini saya dijelaskan secara lengkap tentang kegunaan aplikasi ini, mulai dari perubahan data sampai pengaduan keluhan ternyata bisa lewat sini. Kalau tahu begini saya pindahin faskes dari rumah aja ya? Syukurlah hari ini saya tidak jadi ngantri, tadinya izin dari kampus untuk pergi kesini, tapi sekarang saya bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal karena telah menggunakan aplikasi Mobile JKN,” tutur Eko.

Ketika ditanya pengalamannya menggunakan Kartu JKN-KIS, Eko dengan antusias menceritakannya.

Suatu hari ketika berobat pada fasilitas kesehatan (faskes) yang bukan merupakan faskes pilihannya, ternyata Eko tetap dilayani dengan baik.

“Sebenarnya domisili orang tua saya kan di Kabupaten Sanggau namun saat ini saya sedang kuliah di Pontianak, sekitar 3 bulan yang lalu saya sakit demam dan batuk yang tak kunjung sembuh sementara saya belum melakukan perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Saya langsung ke Puskesmas yang berada di dekat kontrakan. Saya berfikir tidak apa-apa jika harus bayar umum tidak ditanggung JKN-KIS. Setiba di Puskesmas ternyata petugas mengatakan kartu saya dapat digunakan sampai dengan 3 kali kunjungan dalam satu bulan. Bersyukur pengobatan saya dapat ditanggung oleh program JKN-KIS,” tambah Eko.

Sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 82 Tahun 2018, peserta yang berada diluar wilayah FKTP tempat peserta terdaftar dapat mengakses pelayanan rawat jalan tingkat pertama di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu paling lama satu bulan di FKTP yang sama.

“Beruntung saya telah menjadi peserta JKN-KIS, kemudahan layanan kesehatan benar-benar saya rasakan. Mudah-mudahan program JKN-KIS selalu setia melindungi segenap masyarakat Indonesia. Memberikan jutaan senyuman bagi masyarakat yang selama ini sangat membutuhkan layanan kesehatan bahkan pengobatan yang membutuhkan biaya sangat besar,” tutup Eko.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved