Ramadan

Konsultasi Ramadan: Hukum Memutus Silaturahmi dan Tidak Mau Memaafkan

Rasulullah sangat mengancam bagi pemutus silaturrahim, beliau mengatakan tidak masuk surga bagi siapa pemutus silaturahim.

Konsultasi Ramadan: Hukum Memutus Silaturahmi dan Tidak Mau Memaafkan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi bertengkar 

Konsultasi Ramadan: Hukum Memutus Silaturahmi dan Tidak Mau Memaafkan

PONTIANAK - Asalamualaikum. wr.wb

Ustaz, bagaimana hukum bagi orang yang memutuskan tali silaturahmi dan tidak mau memaafkan kesalahan?

Setiap kali bertemu dia palingkan muka.

Baca: Konsultasi Ramadan: Apa Hukum Jualan Makanan Siang Hari di Bulan Ramadan ?

Padahal saya sudah minta maaf,apa yang harus saya lakukan ?

082162140xxx

Penghalang Masuk Surga

"Waalaikumus Salam warahmatullahi wabarakatuh.

Silaturrahim adalah salah satu jalan pembuka ke surga.

Rasulullah sangat mengancam bagi pemutus silaturrahim, beliau mengatakan tidak masuk surga bagi siapa pemutus silaturahim.

Baca: Konsultasi Ramadan: Membatalkan Puasa Karena Tak Mampu Menahan Syahwat, Apa Konsekuensinya?

Baca: Konsultasi Ramadan: Bayar Zakat yang Dititipkan Kepada Orang Lain, Apa Hukumnya?

Jika salah satunya sudah berusaha meminta maaf, tetapi ditolak maka Rasulullah mengatakan orang yang paling utama adalah yang pertama menghubungkan silaturrahim.

Allahu a'lam bishshawab.

Syukron"

Konsultasi ini diasuh oleh Imam Masjid Raya Mujahidin, Drs H Nasution Usman.
Kirim pertanyaan anda ke nomor, SMS/WA 085252581180. (zul)

Penulis: Zulkifli
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved