Kondisi Jembatan Kapuas 2 Berbahaya, Tapi Aman untuk Kendaraan Kecil

Syarif Amin mengatakan bahwa akibat insiden tabrakan muatan truk Konteiner

Kondisi Jembatan Kapuas 2 Berbahaya, Tapi Aman untuk Kendaraan Kecil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kepala Bidang Bina Marga, Syarif Amin saat di temui Tribun di bawah jembatan Kapuas 2 

Kondisi Jembatan Kapuas 2 Berbahaya, Tapi Aman untuk Kendaraan Kecil

PONTIANAK - Dinas Pekerjaan Umum provinsi Kalimantan Barat melalui Kepala Bidang Bina Marga, Syarif Amin mengatakan bahwa akibat insiden tabrakan muatan truk Konteiner dengan rangka atas jembatan Kapuas 2, kondisi Jembatan Kapus 2 dalam keadaan berbahaya, Jumat (31/5/2019).

Ia menjelaskan bagian jembatan yang terlepas dan terkena dampak dari insiden ini bernama Ikatan Angin.

"Insiden ini terjadi pada Ikatan Anginnya, ikatan angin ini fungsinya benar - benar untuk kalau ada keberatan lebih sebagai penyeimbang, kemudian bila ada gempa dan sebagainya, tapi kalau jumlah ikatan anginnya yang patah atau rusak ini cukup besar, dan sekarang ini ada 72 batang ikatan anginnya itu yang lepas, dan patah, kemudian bentangannya itu pada bentangan kelima dan keenam dari tujuh bentang, dan ini kondisinya sangat berbahaya, jika dipaksakan untuk kendaraan - kendaraan berat itu untuk melintas, jasi hasil sementara dari rapat koordinasi kami dengan pihak terkait untuk keamanan mulai hari ini, jembatan Kapuas 2 yang merupakan satu - satunya akses menuju trans Kalimantan dibatasi Kendaraan yang melintas yakni Konteiner dengan ukuran 20 feat saja, 20 feat keatas itu dilarang melintas,"ungkapnya.

Ia pun mengatakan terkait pelarangan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya Pelindo untuk membatasi truk Konteiner yang akan keluar dari Pelabuhan.

Baca: Tingginya Tingkat Keramaian Menjelang Lebaran, Sabhara Lakukan Patroli

Baca: Jalan Rusak Belum Diperbaiki, Warga Minta Pejabat Pemerintahan Tepati Janji

Baca: Pesantren Kilat, Tuangkan Nilai Positif Terhadap Siswa Untuk Sesama

Kendati adanya pembatasan terhadap kendaraan besar, ia mengatakan jembatan Kapuas 2 akan tetap beroperasi secara normal untuk kendaraan kecil.

"Kita sudah berkoordinasi juga dengan pusat jalan jembatan, dan saran dari Pusjatan bahwa kenangan ini harus tetap difungsikan, tapi tidak boleh beban berat itu melintas, jadi jembatan itu tetap aman untuk Kendaraan arus mudik, kecuali Konteiner diatas 20 feat,"jelasnya.

Untuk proses perbaikan sendiri, ia mengungkapkan rangka - rangka yang rusak harus di ganti.

"Perbaikannya ini kita harus mengganti, tidak bisa di perbaiki, diganti bentangannya itu, dan proses penggantiannya itu yang cukup lama,"katanya.

Dalam proses penggantian pun, ia mengatakan tidak serta merta mendatangkan bahan lalu mengganti, karena pihaknya harus menghubungi pihak pabrik asal dimana rangka jembatan ini di buat.

"Ini yang harus di ganti itu bentangannya, dan kita lagi berkoordinasi dengan pihak Pusjatan terkait pabrik yang membuat rangka ini, jadi ndak bisa semua jembatan sama ukurannya,"jelasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved