Manfaatkan Teknologi Babinsa 1011-15/Pulpis Deteksi Dini Karhutla

Babinsa Koramil 1011-15/Pulang Pisau, Sertu Subarjoyo serta Babinsa lainya menerima pelatihan cara mendeteksi dan menentukan titik hotspot

Manfaatkan Teknologi Babinsa 1011-15/Pulpis Deteksi Dini Karhutla
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Babinsa Koramil 1011-15/Pulang Pisau, Sertu Subarjoyo serta Babinsa lainya menerima pelatihan cara mendeteksi dan menentukan titik hotspot dengan memanfaatkan teknologi satelit, yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau bertempat di lantai dasar Kantor BPBD Kab. Pulpis, Rabu (29/5/2019). 

Citizen Reporter
Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura
Kolonel Infanteri Aulia Fahmi Dalimunthe


Manfaatkan Teknologi Babinsa 1011-15/Pulpis Deteksi Dini Karhutla

PONTIANAK - Babinsa Koramil 1011-15/Pulang Pisau, Sertu Subarjoyo serta Babinsa lainya menerima pelatihan cara mendeteksi dan menentukan titik api dengan memanfaatkan teknologi satelit, yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau bertempat di lantai dasar Kantor BPBD Kab. Pulpis, Rabu (29/5/2019)

Hal ini disampaikan Dandim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, S.I.P di Makodim 1011/Klk, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Dandim 1011/Klk sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh BPBD Kab. Pulang Pisau.

Kebakaran hutan sering terjadi saat musim kemarau di Kab. Pulang Pisau yang sangat berdampak bagi kesehatan dengan adanya kabut asap dari kebakaran, untuk itu kegiatan deteksi dini dalam penanggulangan kebakaran hutan memegang peranan sangat penting," katanya.

Baca: Upaya Satgas Pamtas Yonmek 643, Cerdaskan Murid di Perbatasan

Baca: Inter Milan Resmi Pecat Luciano Spalletti dari Kursi Pelatih, Nama Antonio Conte Mencuat

Baca: Jelang Idul Fitri, Polres Bengkayang Gelar Rakor Lintas Sektoral

Dandim 1011/Klk juga menyampaikan, Deteksi dini adalah upaya untuk mendapatkan keterangan secara awal adanya kebakaran hutan melalui penerapan teknologi sederhana hingga teknologi canggih.

Dalam pelatihan tersebut Babinsa dilatihkan cara untuk mengetahui hotspot (titik panas) kebakaran hutan melalui satelit memanfaatkan Google Earth untuk melihat informasi mengenai hotspot dengan mengambil data dari NASA (National Aeronautics and Space Administration)," jelas Dandim 1011/Klk mengakhiri

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved