Fithriyyah Wakili Indonesi di Asian Pacific Forum on Sustainable Development di Thailand

Ia mengatakan karena yang hadir di forum ini dari berbagai latar belakang dan pengalamannya masing-masing di negara mereka.

Fithriyyah Wakili Indonesi di Asian Pacific Forum on Sustainable Development di Thailand
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Fithriyyah (22) Mahasiswi Jurusan Kedokteran Universitas Tanjungpura 

Fithriyyah Wakili Indonesi di Asian Pacific F

Baca: Sistem Zonasi Diterapkan, Ramadhani: Tidak Ada Lagi Sekolah Unggulan

PONTIANAK - Fithriyyah (22) Mahasiswa Jurusan Kedokteran Universitas Tanjungpura yang saat ini tengah mensmpuh pendidikan profesi dokter berhasil menjadi Panelis mewakili Indonesia di Asian Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) di Thailand.

Asian Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) merupakan meeting tahunan anggota United Nations (UN) Asia Pasific dalam mereview implementasi Sustainable Development goals  (SDG) 2030.

Acara ini diselenggarakan oleh kolaborasi organisasi Asia pasifik seperti Asian-pacific resource and research center for woman (ARROW), YPEER, AP-RCEM, Youth Lead difasilitasi oleh UNESCAP (Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik).

Kegiatan seperti sudah diselenggarakan sejak 2017.  APFSD terdiri dari tiga rangkaian, yang pertama Youth Forum (21-23 Maret) yang ia ikuti. Kedua People's Forum (24 sampai 26 Maret ), dan yang terakhir Official APFSD UN Forum (27 sampai 29 Maret). 

Baca: Terjaring Razia Tim Gabungan, Tiga Supir Kontainer Positif Narkoba

Tahun ini tema yang diangkat yaitu "Empowering People and Ensuring Inclusivity and Equality in Asia Pacific", dan fokus tahun ini membahas SDG 4 (Education), SDG 8 (Employment), dan SDG 13 (Climate Change). 

Kegiatan di Youth Forum itu goalsnya ingin menghasilkan rekomendasi-rekomendasi terkait SDG untuk dibawa ke People dan UN Forum, diharapkan rekomendasi-rekomendasi atau saran ini bisa jadi bahan pertimbangan untuk implementasi regulasi terkait penyuksesan SDG di regional Asia Pasifik oleh pemerintah masing-masing. 

Ia mengatakan karena yang hadir di forum ini dari berbagai latar belakang dan pengalamannya masing-masing di negara mereka.

Sehingga diharapkan pemuda yang terpilih dapat memahami kendala atau masalah yang terjadi terkait fokus SDG yang mereka geluti.

Awal kisah kenala dirinya bisa mengikuti kegiatan ini berawal dari melihat info open registrasi untuk program ini.

Halaman
1234
Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved