Buka Lomba Kaligrafi ICMI Sintang, Bupati Jarot: Kaligrafi The Art of Islam

Bupati Sintang Jarot Winarno membuka Lomba Kaligrafi tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK, Perguruan Tinggi dan Umum kategori putra/putri

Buka Lomba Kaligrafi ICMI Sintang, Bupati Jarot: Kaligrafi The Art of Islam
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang Jarot Winarno membuka Lomba Kaligrafi tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK, Perguruan Tinggi dan Umum kategori putra/putri se-Kabupaten Sintang di Rumah Adat Melayu Tepak Sireh Sintang, Kamis (30/5/2019) pagi.  

Buka Lomba Kaligrafi ICMI Sintang, Bupati Jarot: Kaligrafi The Art of Islam

SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno membuka Lomba Kaligrafi tingkat SMP/MTs, SMA/MA/SMK, Perguruan Tinggi dan Umum kategori putra/putri se-Kabupaten Sintang di Rumah Adat Melayu Tepak Sireh Sintang, Kamis (30/5/2019) pagi. 

Jarot sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba kaligrafi ini, terlebih kata Jarot seni kaligrafi itu di sebut sebagai seninya seni Islam atau The Art of Islam. 

Kaligrafi memberi kesentuhan keindahan bagi ayat suci Al Qur’an melalui huruf dan kata, maka itu akan memberi simbol makna yang sangat dalam. 

Namun pada umumnya seni kaligrafi selain sebagai fungsi-fungsi yang lain, yang utamanya adalah dimanfaatkan dan di pakai untuk medium dakwah. 

Baca: Ramadan, Polisi di Menyuke Ikut Jaga Masjid

Baca: Berikut Fakta-fakta Menarik Film Gundala yang Asli Indonesia

Baca: ICMI Orda Sintang Selenggarakan Lomba Kaligrafi Tingkat SMP Hingga Umum

“Allah itu indah dan Allah itu menyukai keindahan.  Jadi inilah kaligrafi, ini adalah wasilah, ini yang musti kita jaga, ini adalah sejarah panjang umat Islam, inilah seninya seni islam, dimana mana di situs peninggalan lama, masjid-masjid tua kita, di rumah-rumah kita juga ada ada khiasan kaligrafi,” kata Jarot.

Masih lanjut Jarot, sebagai medium dakwah seni kaligrafi itu sangat indah, sehingga kalau keindahan di tampilkan dalam dakwah maka itu pada hati akan mengetuk pintu hati yang sama, jadi maksudnya adalah konten dakwahnya itu mengetuk pintu hati kita, keindahannya juga mengetuk pintu hati kita. 

Dirinya juga mengapresiasi bahwa seni kaligrafi saat ini berkembang sangat pesat dimana mudah di jumpai melalui jual beli seni kaligrafi. Sehingga para seni kaligrai ini bisa memanfaatkan bakat dan minatnya. 

“Sekarang ni berkembang seni kaligrafi ini di perjual belikan dengan harga yang tinggi dan di tempat yang terhormat itu seperti seni kaligrafi yang printing, yang tulisan, di perjual belikan dengan mudah secara online," ujar Jarot.

Untuk itu Jarot berharap dengan lomba ini akan muncul anak-anak muda yang kreatif melalui seni kaligrafi dan kedepannya sebagai persiapan Kabupaten Sintang mengikuti event lomba selanjut di tingkat lain seperti MTQ dan FSBM. 

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved