Tanah Longsor

BREAKING NEWS - Tanah Longsor di Kayong Utara Hantam Satu Rumah Warga dan Sekolah

Bencana tanah longsor menghantam sebuah rumah warga di Desa Betok Jaya, Kecamatan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara

BREAKING NEWS - Tanah Longsor di Kayong Utara Hantam Satu Rumah Warga dan Sekolah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bencana tanah longsor menghantam sebuah rumah warga di Desa Betok Jaya, Kecamatan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (30/5/2019) siang. 

BREAKING NEWS - Tanah Longsor di Kayong Utara Hantam Satu Rumah Warga dan Sekolah

KAYONG UTARA - Bencana tanah longsor menghantam sebuah rumah warga di Desa Betok Jaya, Kecamatan, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (30/5/2019) siang.

Kepala BPBD Kayong Utara, Oma mengonfirmasi kabar ini.

Menurut informasi yang dia terima dari camat setempat, longsor juga mengenai dinding sekolah menengah disana, meski tidak disebutkan secara rinci nama sekolah yang dimaksud.

Kendati demikian, Oma memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Posisi rumah sama sekolah memang di kaki bukit. Untuk sementara dugaan penyebabnya karena curah hujan tinggi," kata Oma saat dihubungi.

Oma menyatakan telah memberitahukan kabar ini kepada Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.

Baca: Wabup Effendi Harap Pembangunan Infrastruktur Meningkat, Ini Kata Pj Sekda Kalbar

Baca: Truk Kontainer Nyungsep ke Parit, Pengakuan Sopir Ungkap Penyebabnya

Baca: Rebut Podium 3 Tahun Lalu, Rossi Tak Yakin Bisa Ulangi Prestasi Serupa di MotoGP Italia 2019?

Namun, kata Oma, untuk sementara pihaknya belum dapat berangkat ke Kepulauan Karimata lantaran saat ini cuaca sedang buruk dan gelombang laut pun tengah meninggi.

Menurut Oma, pihaknya pun tidak mempunyai sarana berupa speedboat berkapasitas besar.

"Kalau pakai speedboat yang biasa itu, seperti Synergy (Speedboat Sukadana-Pontianak) kita ndak berani, terlalu berisiko," ujar Oma.

Akan tetapi, Oma mengatakan, bencana longsor tersebut sudah ditangani oleh masyarakat setempat dengan bergotong royong.

Oma juga memastikan pihaknya akan segera berangkat kesana apabila cuaca sudah kembali membaik.

"Mungkin nanti kalau cuaca udah baik kita kesana, survei. Tapi sampai saat ini kita juga masih terus komunikasi dengan camatnya," imbuh Oma.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved