Pemilu 2019

Bawaslu Kalbar Serahkan Santunan pada Pengawas Pemilu yang Meninggal Dunia

Menurutnya, ucapan terima kasih tak terhingga kepada pengawas pemilu adhoc melalui pihak keluarga pun telah disampaikan

Bawaslu Kalbar Serahkan Santunan pada Pengawas Pemilu yang Meninggal Dunia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalbar, Syarifah Aryana Kaswamayana saat menyerahkan santunan pada keluarga Panwaslu Desa Balai Belungai Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau, Rabu (29/05/2019).  

Bawaslu Kalbar Serahkan Santunan pada Pengawas Pemilu yang Meninggal Dunia

PONTIANAK - Bawaslu Kalbar telah mulai menyerahkan santunan bagi keluarga maupun ahli waris dari para pengawas pemilu yang meninggal dunia saat bertugas.

Diungkapkan Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalbar, Syf Aryana Kaswamayana. Pembagian tersebut dimulai dari Senin beberapa hari yang lalu didaerah-daerah Kalbar.

"Alhamdulillah Bawaslu sidah menyerahkan santuan kepada keluarga korban yang meninggal, Adapun besaran yang didapat dari santunan ini berjumlah Rp. 36 juta untuk pengawas kita yang meninggal dunia," tuturnya, Kamis (30/5/2019).

Baca: VIDEO: Suasana di Terminal Sungai Durian Sintang Saat Pengecekan Kendaraan dan Sopir Bus

Baca: IPNU-IPPNU Kuala Mandor B, Rapat Evaluasi Semesteran

Diterangkannya, mekanisme pemberian santunan berdasarkan pedoman teknis yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI adalah pihak ahli waris melengkapi persyaratan administrasi untuk pencairan.

"Kemarin ada empat dari lima orang anggota pengawas pemilu ditingkat adhoc yang menerima santunan tersebut, diantaranya dua orang di Sambas, satu orang di Sanggau, satu orang di Sintang, sedangkan satu orang di Kota pihak ahli warisnya sedang melengkapi administrasi," ujarnya.

Menurutnya, ucapan terima kasih tak terhingga kepada pengawas pemilu adhoc melalui pihak keluarga pun telah disampaikan

"Dedikasi dalam bekerja luar biasa, namun semua pekerjaan memiliki resiko, berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabatan dan kekuatan menghadapi musibah," katanya.

Lebih lanjut diterangkannya, untuk pengawas yang mengalami kecelakaan masih dilakukan kelengkapan administrasinya dan direncanakan akan diserahkan setelah lebaran idul fitri.

Ia pun mengungkapkan tidak ada batas akhir penyerahan, selagi administrasi lengkap dan terhitung masih masuk dalam masa kerja adhoc maka akan diberikan santunan.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved