BKKBN Targetkan GISA Berjalan Bulan Juli Guna Mendukung Pro-PN

Ia menegaskan dipantaunya kegiatan mereka ini agar terhindar dari faktor yang dapat mempengaruhi kesehatannya.

BKKBN Targetkan GISA Berjalan Bulan Juli Guna Mendukung Pro-PN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Direktur Pelaporan dan Statistik, Rudy Budiman 

BKKBN Targetkan GISA Berjalan Bulan Juli Guna Mendukung Pro-PN

PONTIANAK - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar acara Monitoring dan Evaluasi Terpadu Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Triwulan I 2019 Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Data Proyeksi Prioritas Nasional (PN).

Kegiatan dilangsungkan di Aula Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Selasa (28/5/2019) lalu.

Hadir langsung tiga direktur dimasing-masing bidang yaitu, Direktur Bina Ketahanan Remaja, Eka Sulistia Ediningsih, Direktur Pelaporan dan Statistik, Rudy Budiman dan Direktur Teknologi Informasi dan Dokumentasi, Sjafrul di Kota Singkawang guna memberikan sosialisasi pada petugas KB serta anggota PIKR maupun Bina Keluarga Remaja (BKR).

Menurut Direktur Pelaporan dan Statistik, Rudy Budiman saat diwawancarai program Proyeksi Prioritas Nasional ini akan dipantau langsung staf kepresidenan guna memastikan setiapndata yang ada adalah berkualitas serta mampu menunjang pengambilan kebijakan terhadap program remaja yang ada.

Baca: Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Kalimantan Barat Rabu 29 Mei 2019

Baca: Mencuci Hemat Dengan Polytron Primadona Samba, Cuma Rp400,00 per kg Cucian Bersih Sempurna

"BKKBN ada program nasional dari aspek dukungan direktorat pelaporan statistik pada kegiatan dari direktorat ketahan remaja, yang diamanatkan oleh pemerintah atau negara terhadap proyek prioritas nasional (Pro-PN). Ini untuk melihat kegiatan remaja di Indonesia agar mendapatkan pelayanan yang baik dari aspek informasi kesehatan produksi maupun kebutuhan gizi," ucap Menurut Direktur Pelaporan dan Statistik Rudy Budiman.

Ia menegaskan dipantaunya kegiatan mereka ini agar terhindar dari faktor yang dapat mempengaruhi kesehatannya.

Dari setiap kegiatan yang ada baik PIKR atau BKR harus tercatat dan terlaporkan. Selama ini ditegaskannya sering lalai dalam melaporkan. Oleh karena itu, pihaknya datang di Kota Singkawang guna melakukan sosialisasi terhadap satu informasi yang ramah dan mudah digunakan serta familiar dengan aktifitas remaja sehari-hari yaitu berbasis android.

"Jadi tidak merepotkan mereka lagi untuk melaporkan kegiatan, tidak perlu mencetak formulir lagi tapi cukup dengan aplikasi yang bisa mempercepat pelaporan kegiatan. Ini kita lakukan untuk memperolah data dan informasi yang baik serta cepat secara realtime terhadap kegiatan," ucapnya.

Ini baru tahap sosialisasi setelah dilakukan uji coba di Provinsi Jabar, Jakarta dan Banten.
Kalbar dan Singkawang ini sosialisasi perdana setelah dilakukan ujicoba.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved