Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Tanggapan Orangtua Murid

Ia berharap untuk guru sekolah negeri harus menambah kualitas dalam segala hal yang selama ini banyak dimiliki oleh guru swasta.

Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Tanggapan Orangtua Murid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Orangtua murid di SMP N 3 Pontianak, Lukniwati 

Terapkan Sistem Zonasi PPDB 2019, Ini Tanggapan Orangtua Murid

PONTIANAK - Lukniwati adalah satu diantara orang tua siswa yang anaknya akan masuk ke jenjang SMA dan pada tahun ini mengikuti Penerimaan Peserta Didik Baru dengan sistem Zonasi.

Ssbagai orangtua sekaligus guru sekolah swasta ia mengatakan jika diterapkan sistem zonasi pasti ada sisi baiknya tapi ada sisi jeleknya juga .Jadi memiliki keseimbangan.

Biasanya ada sekolah yang menjadi sekolah favorit dan memiliki lingkungan yang bagus, namun ada beberapa sekolah yang memang kurang dalam segi lainnya yang membuat sekolah tersebut kurang diminati.

"Pengaruh sistem zonasi itu juga untuk guru-guru yang merasa sekolahnya di pinggiran yang tidak favorit memang sangat menguntungkan," ujarnya kepada Tribun Pontianak, senin (27/5/2019)

Baca: Jemaah Iktikaf Masjid Raya Mujahidin Pontianak Capai 1.547 Orang, Diprediksi Terus Bertambah

Baca: IPNU - IPPNU Kubu Raya, Sajikan Ngaji Kebangsaan dengan Santunan Bersama Anak Yatim

Lalu sekolah tersebut akan dapat anak pintar. Tapi bisa jadi anak pintar ini nanti akan terpengaruh jika lingkungannya kurang baik.

"Anak saya dua-duanya masuk di sekolah yang lumayan favorit satunya di SMA N 1 Pontianak dan SMP N 3 Pontianak. Menurut saya sekolah akan berpengaruh ke mental anak," terangnya.

Jika menggunakan zonasi berpengaruh juga untuk anak memilih teman karena dalam hal memilih teman yang baik itu susah.

Kalau menurutnya pribadi guru swasta dalam hal ini sangat diuntungkan sekali dengan adanya sistem zonasi artinya orangtua murid yang menginginkan anaknya masuk sekolah favorit tapi tidak bisa lolos. Karena tidak mau terpengaruh dengan lingkungan yang seperti itu akhirnya lari ke sekolah swasta .

"Untuk saya sendiri semua saya kembalikan ke anak saya yang jelas saya sudah membekali dia secara dari dini untuk dalam hal mengambil sikap. Saat bersosialisasi dengan lingkungan," terangnya.

Ia berharap untuk guru sekolah negeri harus menambah kualitas dalam segala hal yang selama ini banyak dimiliki oleh guru swasta.

"Kalau guru swasta hal tersebut merupakan daya jual yang tinggi tapi guru negri biasanya yang seperti ini kurang semangat," pungkas  Lukniwati.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved