Breaking News:

KNPI Sambas: WTP Sesuatu Yang Penting

Wakil Ketua Bidang Kajian Publik, Komunikasi dan Media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Imbran mengatakan capain WTP

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Wakil Ketua Bidang Kajian Publik, Komunikasi dan Media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Imbran. (Istimewa) 

KNPI Sambas: WTP Sesuatu Yang Penting

SAMBAS - Wakil Ketua Bidang Kajian Publik, Komunikasi dan Media, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sambas, Imbran mengatakan capain Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah hal yang penting.

Hal itu ia sampaikan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas meraihnya opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menurutnya, hasil itu merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Baik itu antara legislatif dan eksekutif dalam hal pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

Oleh karenanya, kedepan dengan capaian ini Pemda dapat mempertanggungjawabkan hasilnya yang di dapat dengan bukti baik kepada publik.

Baca: FOTO: Pengendara Melintasi di Duplikat Jembatan Landak II Pontianak Kalbar

Baca: FOTO: Atraksi Polisi Lalu Lintas saat Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2019 di Taman Alun Kapuas

Baca: Bawaslu RI Proses 7.299 Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019! Pelanggaran Administrasi Terbanyak

‘’Hasil ini merupakan bagian penting dari kebersamaan dan kekompakan yang sudah dibangun oleh pemkab dan DPRD. Sehingga, tercipta sistem pemerintahan yang akuntabel,’’ ungkapnya, Selasa (28/9/2019).

Imbran menambahkan, dirinya juga berharap capaian ini bisa terus dipertahankan. Sebab, hasil ini menjadi salah satu ukuran bagi pemerintah pusat untuk mempercayakan pengelolaan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten.

Di sisi lain, Imbran juga meminta pemkab Sambas untuk segera memperbaiki catatan yang diberikan oleh BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mereka.

‘’Catatan itu adalah bagian penting dalam dinamika organisasi. Soalnya, kebaikan dalam kehidupan ini adalah ketidaksempurnaan itu sendiri," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved