Pemilu 2019

Dugaan Pelanggaran Administrasi Pileg di Subang dan NTB, Bawaslu RI Periksa Penggelembungan Suara

Dalam sidang pemeriksaan ini, kedua laporan mengindikasi penggelembungan suara untuk calon legislatif (caleg) dari partai Golkar.

Dugaan Pelanggaran Administrasi Pileg di Subang dan NTB, Bawaslu RI Periksa Penggelembungan Suara
ISTIMEWA/net
Logo Bawaslu RI 

Dugaan Pelanggaran Administrasi Pileg di Subang dan NTB, Bawaslu RI Periksa Penggelembungan Suara

PEMILU 2019 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI melakukan sidang lanjutan laporan dugaan pelanggaran administrasi pemilihan legislatif (pileg) di dua daerah, yaitu Kabupaten Subang dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam sidang pemeriksaan ini, kedua laporan mengindikasi penggelembungan suara untuk calon legislatif (caleg) dari partai Golkar.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Sidang Abhan didampingi Anggota Majelis Sidang M Afifuddin yang digelar di ruang sidang utama Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (27/05/2019).

Sidang pertama pemeriksaan laporan Nomor 07/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 dengan pelapor Yomanius Untung selaku caleg DPRD Jawa Barat (Jabar) dari daerah pemilihan Jabar XI.

Di mana, pihak terlapor Ketua dan Para Anggota KPU Kabupaten Subang.

Baca: KPU RI, BPN Prabowo-Sandiaga dan TKN Jokowi-Maruf Amin Tarung di MK! Bagaimana Kedudukan Bawaslu?

Baca: Tito Karnavian: 4 Pejabat Jadi Sasaran Pembunuhan! Sebut Wiranto, Budi Gunawan, Luhut & Gories Mere

Baca: ILC Off ! Live Streaming Catatan Demokrasi Kita TVOne Selasa: Dari People Power ke Jalur Konstitusi

Dikutip dari laman resmi Bawaslu.go.id, Kuasa hukum pelapor, Radiamsam mengungkapkan, telah terjadi penggelembungan suara yang menyebabkan hilangnya suara dengan tuntutan KPU Kabupaten Subang untuk menghitung kembali suara berdasarkan form C1 Plano serta melakukan penyaringan data kembali.

“Kami memiliki bukti surat Bawaslu Provinsi Jabar, surat KPU Provinsi Jabar, model DA1 DPRD dari Kecamatan di Kabupaten Subang yaitu Kecamatan Cibogo, Kecamatan Cipunagara, Kecamatan Cijambe, Kecamatan Pagadean, Kecamatan Tanjungsiang dan Kecamatan Purwadadi,” tambahnya.

Radiamsam menyebut, sebelumnya pelapor sudah membuat laporan ke Bawaslu Jabar terkait pelanggaran administrasi ini dengan laporan Nomor 100/Bawaslu/GD/PN/5/2019.

Hasilnya, Bawaslu Jabar merekomendasikan KPU Kabupaten Subang melakukan penyaringan data perolehan suara. "Kemudian, KPU Provinsi Jabar meminta KPU Kabupaten Subang melakukan rekomendasi Bawaslu Jabar," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved