Tatap Pilkada 2020, Hanura Ingin Kader Jadi Kepala Daerah

"Kita sudah berpengalaman satu atau dua periode yang lalu bahwa mengusung para calon kepala daerah yang bukan kader,"

Tatap Pilkada 2020, Hanura Ingin Kader Jadi Kepala Daerah
TRIBUN/ISTIMEWA
Ketua DPD Partai Hanura Kalbar Suyanto Tanjung 

Tatap Pilkada 2020, Hanura Ingin Kader Jadi Kepala Daerah

PONTIANAK - Ketua DPD Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung menerangkan untuk Pilkada 2020 pihaknya akan mengusung kader.

"Kalau untuk Pilkada tentu kita sangat siap menghadapi Pilkada dan kesalahan yang lalu saya lihat memang Hanura tidak menyiapkan kadernya sendiri untuk maju di Pilkada yang ada, sementara kita lihat fenomena pemilu kali ini banyak kita lihat yang terpilih orang-orang yang dekat dengan kekuasaan, itu yang condong berhasil, tentu disini kita sangat berharap Hanura kedepan menyiapkan kader terbaiknya untuk jadi kepala daerah," terangnya, Senin (27/05/2019).

Hal ini karena, kata dia, untuk meningkatkan elektoral Hanura di pileg selanjutnya.

"Kita sudah berpengalaman satu atau dua periode yang lalu bahwa mengusung para calon kepala daerah yang bukan kader, setelah terpilih perhatian terhadap partai kita hampir tidak ada, jadi saya sudah laporkan ke DPP, kalah menang soal lain, tapi bagaimana harus memperjuangkan kader sendiri," tuturnya.

Baca: Kuasa Hukum Nilai Putusan Bawaslu Kalbar Terkait Caleg Hanura di Dapil 1 Mempawah Cacat Hukum

Baca: KPU Belum Bisa Tindaklanjuti Putusan Bawaslu Terkait Hanura di Mempawah

Bahkan, menurut Suyanto Pilkada lalu pihaknya banyak menang namun tak berdampak pada partai.

"Pilkada Hanura menang 10 di Kabupaten Kota Kalbar, tapi tidak berdampak elektoral di pileg. Sehingga saya berpikir kedepan salah satu cara strategi memenangkan pileg menciptakan kepala daerah dari kader sendiri," imbuhnya.

Walaupun begitu, Anggota DPRD Kalbar ini tidak menutup peluang untuk koalisi.

"Koalisi pasti, contoh kita di Sanggau kursi kita ada 5, Sintang ada 5 kursi, Singkawang melonjak 4 kursi, Mempawah 4 kursi, banyak yang kita naik, Kayong Utara dari 1 menjadi 4 kursi, artinya potensi untuk berkoalisi dengan partai lain," pungkasnya. (dho) 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved