Pilpres 2019

BPN Prabowo-Sandiaga : Tidak Ada Penggiringan Opini! Jokowi Angkat Bicara Soal Bambang Widjojanto

Preseden yang dimaksud adalah pernah ada Ketua MK justru ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BPN Prabowo-Sandiaga : Tidak Ada Penggiringan Opini! Jokowi Angkat Bicara Soal Bambang Widjojanto
Youtube Kompas TV
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Miftah Sabri 

BPN Prabowo-Sandiaga : Tidak Ada Penggiringan Opini! Jokowi Angkat Bicara Soal Bambang Widjojanto

PILPRES - Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Miftah Sabri menegaskan tidak ada upaya framing opini dari pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada sengketa Pilpres 2019 Bambang Widjojanto

"Saya pikir tidak ada upaya menggiring opini. Lantas jika tidak setuju dengan harapan kita, nanti kita bilang korup ? Itu sebagai warning saja, tidak masalah. Karena pernah ada preseden," ungkapnya saat program Kompas Petang bertema polemik tudingan "Mahkamah Kalkulator", belum lama ini.  

Preseden yang dimaksud adalah pernah ada Ketua MK justru ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu lantaran pejabat tersebut terjerat kasus dalam sengketa Pemilu. 

Selain itu, kata Miftah Sabri, warning itu juga hal wajar mengingat Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) berasal dari latar belakang beragam.

Baca: BPN Tegaskan Pernyataan Bambang Widjojanto Netral, Miftah Sabri: Jangan Risau, Gak Ada Tendensius

Baca: Jokowi Tanggapi Pernyataan Bambang Widjojanto Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno

"Ada yang dari pemerintah, dari MA (Mahkamah Agung) dan dipilih secara politik. Di tengah fokus publik rakyat melihat kepada bagaimana MK menyelesaikan ini," jelas Miftah Sabri

Hakim MK dari unsur pemerintah saat ini misalnya, Miftah Sabri menimpali yang menominasikan adalah petahana yang sekarang diunggulkan sementara dalam hasil Pilpres 2019 yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Itu menurut hemat kami. Tidak ada tendensi untuk memberikan tekanan. Tapi, memberikan pemahaman awal, mengingatkan juga. Hati-hati jika anda bermain, bisa disuap, mengubah-ubah keputusan karena tekanan politik. Itu namanya jadi bagian dari rezim yang korup," tandasnya. 

Pernyataan yang dilontarkan Bambang Widjojanto alias BW menuai respon dari sejumlah pihak. 

Tidak hanya dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, pernyataan Bambang Widjojanto juga disoroti oleh mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan. 

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved