BEM Untan Menggelar Aksi Kemanusiaan

masyarakat tidak akan turun aksi jika tidak ada masalah yang benar-benar serius terjadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Aksi Kemanusiaan BEM UNTAN di bundaran Digulis Pontian, Senin (27/5/2019) 

BEM Untan Menggelar Aksi Kemanusiaan

PONTIANAK- Puluhan mahasiswa yang tergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa, Universitas Tanjungpura mengadakan aksi kemanusiaan pada Senin (27/5/2019) sore.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada 22 Mei 2019. Terutama pemicu dari aksi 22 Mei lalu.

Menurut mereka pemerintah kurang peduli kepada permasalahan pemilu yang terselenggara 17 April lalu, seperti kasus meninggalnya panitia kpps yang bertugas.

Baca: WNA Dilaporkan Tewas di Lokasi Tambang, Pihak Perusahaan Belum Beri Keterangan

Syarifah yang merupakan anggota BEM FKIP UNTAN, yang tergabung dalam aksi tersebut menyatakan, menurut mereka masyarakat tidak akan turun aksi jika tidak ada masalah yang serius terjadi. 

"Kami memahami bersama bahwa tidak akan ada asap jika tidak ada api, masyarakat tidak akan turun aksi jika tidak ada masalah yang benar-benar serius terjadi," ungkapnya.

Mereka meminta diusut tuntas siapa provokator yang terdapat dalam aksi 22 Mei lalu. Dan penyelesaian terhadap kasus meninggalnya panitia KPPS pada pemilu 17 April silam.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved