Amankan Arus Mudik Basarnas Telah Siapkan 104 Personel

Badan Search and Rescue Nasional (BASARNAS) Kota Pontianak telah menyiapkan 104 personil untuk pengamanan arus lebaran tahun 2019.

Amankan Arus Mudik Basarnas Telah Siapkan 104 Personel
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BELLA
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika saat cek kesiapan personil saat apel siaga Idulfitri di Kantor BASARNAS Pontianak, Senin (27/5). 

Amankan Arus Mudik Basarnas Telah Siapkan 104 Personil

KUBU RAYA - Badan Search and Rescue Nasional (BASARNAS) Kota Pontianak telah menyiapkan 104 personil untuk pengamanan arus lebaran tahun 2019.

“Untuk pengamanan arus mudik lebaran tahun, ini perlu kami informasikan bahwa kantor pencarian dan pertolongan Pontianak, sesuai arahan pimpinan kita telah menyiapkan personil 104 orang dari unsur BASARNAS M dan dibantu oleh TNI dan Polri,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika usai apel siaga Idulfitri di Kantor BASARNAS Pontianak, Senin (27/5).

Mereka akan ditempatkan di 4 titik pos induk, yakni di kantor SAR Pontianak, dan lainnya di pos Ketapang, di Pos Sambas, dan di Pos Sintang.

Tahun ini BASARNAS juga membuat posko SAR khusus yang menangani antisipasi kecelakanan di perairan Sungai Kakap.

Baca: Kabar Terakhir Penyanyi Korea Selatan Goo Hara Pasca Percobaan Bunuh Diri, Fans Banjiri Instagramnya

Baca: Klasemen Sementara Pekan 2 Liga 1 Indonesia, Persija Terpuruk, PSM Makassar Raih Poin Sempurna

Baca: Kapolres Kapuas Hulu Cek Kesiapan PAM Lebaran 2019

“Nanti kita tempatkan personil bersama dengan teman-teman kepolisan, teman-teman dari angkatan laut yang nanti standby disana,” terang Hary.

Hal itu mengingat, sebagian besar masyarakat di Sungai Kakap masih mengandalkan tranportasi air, baik sebagai jalur transportasi sehari-hari maupun untuk mudik lebaran.

“Nah inilah antisipasi kami sebagai BASARNAS beserta unsur pemerintah lainnya hadir, jadi kehadiran pemerintah ini akan mendampingi masyarakat di sungai kakap itu, karena di Sungai Kakap masyarakatnya padat dan hampir 90 persen menggunakan transportasi air,” terangnya.

Adapun antisipasi yang dilakukan, pertama adalah edukasi, yakni menyampaikan kepada pihak masyarakat mengenai pentingnya keselamatan.

“Utamakan cek dulu alat-alat kesiapannya apakah layak, kemudian mari kita sama-sama cek kondisi cuaca layak nggak hari ini kita menggunakan transportasi air. Dan yang terakhir dan terpenting cek dulu kesehatan kita, jangan sampai kita udah nggak sehat main di air, ini sering mengakibatkan kita sering mengalami kecelakaan diperairan,” himbaunya.

Sementara itu, Kasi Patwal airud Ditpolairud, Kompol Agus Mulyadi, menerangkan pihaknya juga telah melakukan kerjasama denagn berbagai instansi, termasuk diantaranya BASARNAS.

“Kami dari polisi perairan kita bekerjasama yaitu stakeholder perairan, TNI, BASARNAS dan instansi lain untuk mengamankan hari raya idul fitri, tetutama berkaitan dengan sarana penumpang di perairan,” terangnya.

Ikitaa juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim posko yang ada di pelabuhan, baik untuk mengantisipasi datang dan tibanya penumpang.

“Kita cek dan recek mengenai keselamatan, daya tampung kapal, misalnya daya tampung 400 kita cek juga apakah sarana jaketnya memadai karena kita mengutamakan keselamatan,” terangnya.

Penulis: Bella
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved