Komunitas RSP Kuala Secapa Berbagi Tips serta Siap Bantu Masyarakat

Dibarengi dengan latihan, istirahat yang cukup serta penambah tenaga atau stamina, Komunitas RSP Kuala Secapa memiliki cara tersendiri.

Komunitas RSP Kuala Secapa Berbagi Tips serta Siap Bantu Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
RSP junior, saat sedang berlatih untuk festival sahur-sahur 

Komunitas RSP Kuala Secapa Berbagi Tips serta Siap Bantu Masyarakat

PONTIANAK - Menjadi pemain dalam festival sahur-sahur harus mempunyai fisik yang kuat.

Dibarengi dengan latihan, istirahat yang cukup serta penambah tenaga atau stamina, Komunitas RSP Kuala Secapa memiliki cara tersendiri.

Ada beberapa tips yang dibagikan oleh Komunitas tersebut bagi para pemula, diantaranya adalah latihan semaksimal mungkin dengan alat yang sudah disiapkan.

Sejak lima tahun kebelakang, komunitas RSP ini pernah menjadi finalis terbaik se-Kalimantan Barat. Perjuangan mereka yang panjang tidak menggentarkan mereka untuk surut dalam bertanding.

Mereka selalu punya cara sendiri untuk berkumpul dan latihan dengan maksimal. Hal unik dari komunitas tersebut ialah ketika ketidak seriusan saat latihan namun ketika berada di atas panggung mereka bisa menggema dengan penuh semangatnya bagi para pemula.

Baca: Komunitas RSP Kuala Secapa Miliki Potensi dari Anak Muda Mempawah

Baca: Rangkaian Ihya Ramadan Goes To School LP2M IAIN Pontianak Gelar Pelatihan Literasi

Baca: Anda Ingin Belanja Pakaian, Angel Fashion Rekomendasi Untuk Anda di Sanggau

Hal senada yang disampaikan oleh Ketua Komunitas, M Rapiqi bahwa apa yang mereka lakukan adalah sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi pribadi dan juga masyarakat.

"Semangat gotong royong itu masih terlihat, kami saling membantu, bila ada yang akan pesta kami akan turun dalam membantu. Intinya bisa berguna bagi masyarakat lah," kata Rapiqi.

Ia melanjutkan, apalagi saat ini budak Kuala Secapa sudah mulai banyak dikenal oleh masyarakat setempat, mereka juga sudah memiliki link untuk bisa ikut dalam kegiatan di daerah atau dimanapun.

"Kami siap untuk menjadi pemenang, dan juga kami siap bertarung di babak kompetisi," semangatnya.

Suka dan duka juga sering mereka rasakan, kehabisan biaya dan dana terkadang memang menjadi penghalangnya. Apalagi Rapiqi mengatakan ingin benar-benar bermanfaat bagi masyarakat sekitar seperti ingin mempunyai ambulan untuk masyarakat sekitar.

"Multitalent dari komunitas kami itu bisa dibilang lengkap, ada yang dari supir, olahragawan, mempunyai bakat kesenian, menyanyi, gendang, dan lainnya. Asal ada pelatihan saja, kita bisa menjadi suabuah tim yang padu," imbuhnya. 

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved