Breaking News:

Bukan Bunuh Diri, Ini Modus Pria Yang Loncat dari Lantai Atas Megamall Pontianak

Pengunjung Mega Mall Pontianak Sabtu malam digegerkan oleh seorang pria yang terjun bebas dari lantai atas Mega mall Pontianak

Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Suasana di UGD RS Bhayangkara Kota Pontianak, Sabtu (25/5/2019) saat Keluarga korban melihat kondisi korban,Tribun Pontianak Ferryanto. 

“Komunikasi kita dengan orang tua AR, diketahui bahwa yang bersangkutan sementara masih dalam proses pengobatan," jelas Kapolsek.

"Kemarin sempat dibawa ke psikiater dan rumah sakit jiwa. Saat ini masih berobat jalan, untuk riwayat depresi, kami belum bisa pastikan dan belum melihat secara langsung surat keterangan dokter yang menangani AR," katanya.

"Tapi berdasarkan keterangan keluarga, terakhir sempat berobat di psikiater,” lanjutnya.

Saat ini korban dalam proses pemeriksaan. Informasinya akan dilakukan rontgen dari pihak keluarga untuk mengetahui bagaimana kondisi tubuh bagian dalam korban.

Baca: Membaca Alquran dengan Iming-iming Hadiah, Ustaz Nasrullah: Boleh, Asalkan . . .

Baca: Alasan Pengunjung Ayani Mega Mall Pontianak Nekat Terjun dari Lantai Atas, Bisikan hingga Soal Jodoh

Baca: Zulfydar Dorong Rekonsiliasi Nasional Pasca Pemilu

Baca: Mahasiswi Untan Ini Sambut Positif Program Ngaji One Day One Juz di SPBU

Lebih lanjut Kapolsek memastikan sistem pengamanan di Mega Mall Pontianak sudah terbilang baik dan aman, hanya saja, kata dia, pihak Mall tentu tidak bisa mendeteksi niat seseorang untuk melakukan hal-hal di luar dugaan.

“Sistem pengamanan saya nilai sudah baik. Cuma kan ada niat dari AR, sehingga celah-celah itu tentu di luar dugaan," ungkap Kapolsek.

"Pagar pengaman area parkir juga sudah cukup tinggi, tapi kalau orang nekat, pagar tinggi sekalipun pasti bisa dilakukan,” jelasnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, AR diketahui kerap mengunjungi Mega Mall Pontianak, bahkan dalam sehari bisa dua kali mengunjungi Mall.

“Yang bersangkutan ini tiap hari keinginannya ke mall, Informasi dari keluarga, bisa dua kali dalam sehari dan untuk perginya ini diantar oleh pihak keluarga. Kalau tidak diantar, AR nekat jalan kaki ke mall dari rumah,” jelasnya.

Anton mengaku bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak manajemen Mega Mall dan pemilik mobil yang turut terdampak akibat peristiwa tersebut.

“Pemilik mobil tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Manajemen Mega Mall juga setelah kita komunikasi menyampaikan bahwa akan membantu kerugian yang diakibatkan dalam peristiwa ini,” tandasnya.

Sementara itu, pihak keluarga yang ditemui awak media di RS Bhayangkara enggan memberikan komentar apapun terkait kejadian ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved