Banyak Akun Palsu, Ini Cara Facebook Atasi Serangan Seratus Juta Akun Palsu

Aktor jahat mencoba melakukan serangan dan membuat seratus juta akun palsu.

Banyak Akun Palsu, Ini Cara Facebook Atasi Serangan Seratus Juta Akun Palsu
TRIBUNFILE/IST
FACEBOOK 

Banyak Akun Palsu, Ini Cara Facebook Atasi Serangan Seratus Juta Akun Palsu

Manajemen Facebook atau FB memberikan penjelasan secara detail tentang bagaimana pihaknya mengukur akun-akun palsu. 

FB membuka secara lebih penuh kepada pihak ketiga, termasuk pada nomor akun palsu melalui Kelompok Penasihat Transparansi Data (DTAG).

Sebab, penting untuk memiliki verifikasi independen terhadap metodologi dan pekerjaan yang dilakukan oleh FB. 

"Kami percaya akun palsu diukur dengan benar dalam batasan sistem pengukuran kami, yang kami ungkapkan dalam panduan CSER dan pengajuan SEC kami," ungkap VP of Analytics, Alex Schultz seperti dilansir laman Facebook Newsroom, Kamis (23/05/2019). 

Sejauh ini, jumlah akun palsu yang ditindak sangat miring oleh serangan sederhana, yang tidak mewakili bahaya nyata atau bahkan risiko nyata bahaya.

Baca: BREAKING NEWS - Instagram, WhatsApp, Facebook Sudah Normal! Pemerintah Cabut Pembatasan Kirim Gambar

Baca: Pemerintah Cabut Pembatasan Akses Media Sosial Termasuk WhatsApp, Facebook dan Instagram

Aktor jahat mencoba melakukan serangan dan membuat seratus juta akun palsu.

"Kami menghapusnya segera setelah dibuat. Itulah seratus juta akun palsu yang ditindaklanjuti. Tapi tidak ada yang terpapar ke akun ini dan, karenanya, kami tidak mencegah kerusakan pada pengguna kami," terang dia. 

Pihaknya telah menghapus akun ini dengan sangat cepat, mereka tidak pernah dianggap aktif dan tidak dihitung sebagai pengguna aktif bulanan.

Prevalensi adalah cara yang lebih baik untuk memahami apa yang terjadi pada platform karena ini menunjukkan berapa persen dari akun aktif yang kemungkinan palsu.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved