Pokja Sayangkan Ada ASN Yang Terlibat Politik Praktis di Sambas

Rizki Imanuddin menyayangkan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis di Sambas.

Pokja Sayangkan Ada ASN Yang Terlibat Politik Praktis di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Rizki Imanuddin SH, Koordinator Wilayah Kelompok Kerja (Pokja) Rumah Demokrasi, Kabupaten Sambas. 

Pokja Sayangkan Ada ASN Yang Terlibat Politik Praktis di Sambas

SAMBAS - Koordinator Wilayah (Korwil) Kelompok Kerja (Pokja) Rumah Demokrasi Singkawang Bengkayang dan Sambas (Singbebas) Rizki Imanuddin menyayangkan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis di Sambas.

"Seharusnya mereka bisa menjadi contoh dalam menjaga integritas dan netralitasnya sebagai aparatur negara," ujarnya, Jum'at (24/5/2019) saat di hubungi.

Ia menjelaskan, tidak seharusnya seorang ASN terlibat politik praktis. Karena kata Rizki, jika ingin terlibat politik praktis maka seharusnya tidak menjadi aparatur Negara.

Baca: Atbah: Kita Ambil Kebijakan Sesuai Aturan Yang Berlaku

Baca: Bawaslu Sambas Tangani Satu Kasus Netralitas ASN

Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming Babak Pertama Barito Putera Vs Madura United, Skor Masih 0-0

"Kalau mau jadi politisi silahkan mundur dari jabatannya sebagai ASN. Karena banyak anak-anak terbaik bangsa ini yang menginginkan menjadi ASN," ungkapnya.

Untuk itu, ia berharap agar ada langkah tegas yang di ambil menyikapi kasus tersebut.

"Kalau aturannya membolehkan di berhentikan, saya rasa itu lebih bagus. Karena bisa sebagai pelajaran juga buat yang lainnya," tegasnya.

"Tapi kalau pun tidak bisa saja sanksi tidak naik pangkat dalam kurun waktu tertentu dan lain sebagainya," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved