Pilpres 2019

Langkah Politik Yusril Izha Mahendra, Dulu 'Lawan' Kini Tergabung Pengacara Jokowi di Pilpres 2019

ika hanya mempermasalahkan penghitungan suara, MK akan menjadi lembaga kalkulator, karena yang dimasalahkan hanya berkaitan dengan penghitungan

Langkah Politik Yusril Izha Mahendra, Dulu 'Lawan' Kini Tergabung Pengacara Jokowi di Pilpres 2019
Kompas.com/Robertus Belarminus
Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra mengikuti acara silaturahmi yang digelar Ikatan Parantauan Minangkabau (IPM) di Anjungan Minangkabau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Minggu (10/4/2016) 

Setahun berlalu, PTUN pada akhirnya memutuskan menolak gugatan yang diajukan HTI dan Yusril mengaku tidak kaget dengan putusan majelis hakim itu.

"Memang sulit bagi majelis hakim untuk sepenuhnya bersikap obyektif dalam menyidangkan perkara HTI. Pemerintah tentu akan merasa sangat dipermalukan jika sekiranya keputusan membubarkan HTI dibatalkan oleh pengadilan," kata Yusril pasca putusan PTUN, Mei 2018.

Namun, HTI dan Yusril tidak menyerah. Mereka telah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.

Pada Jumat (2/11/2018), Yusril bahkan masih menggelar jumpa pers untuk membela HTI. Yusril menegaskan, HTI bukan organisasi terlarang. Sebab, tak ada penyebutan HTI organisasi terlarang dalam putusan pencabutan badan hukum terhadap organisasi massa itu

"Kalau ada pihak-pihak mengatakan HTI sebagai organisasi terlarang akan kami somasi. Atas dasar apa Anda menyebutkan bahwa HTI adalah organisasi terlarang. Apa maksud Anda menyamakan HTI dengan PKI. Kami akan bersikap tegas terkait hal ini," kata Yusril.

Baca: Cerita Keluarga Korban Peluru Nyasar, Sandro Tertembak di Bagian Rusuk, Tinggalkan Anak Istri

Pengacara Jokowi-Ma'ruf

Tak ada angin, tak ada hujan, berselang tiga hari setelah menggelar jumpa pers untuk membela posisi HTI, Yusril mengumumkan bahwa ia bersedia menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf.

Yusril mengaku mendapat tawaran dari Erick Thohir yang tak lain adalah Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 itu.

Menurut Yusril, tawaran menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf ini sudah datang sejak lama. Namun, ia baru menjawab permintaan itu saat bertemu Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta, Minggu (4/11/2018).

"Kami bincang-bincang dan Pak Erick menanyakan kepastian apakah saya bersedia menjadi lawyernya Pak Jokowi - Pak Kiyai Ma’ruf Amin dalam kedudukan beliau sebagai paslon Capres-cawapres," kata Yusril.

Halaman
1234
Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved