Ramadan

Inilah Menu Buka Puasa Sehat, Ahli Gizi Dunia Beberkan Mana yang Harus Dihindari Dimakan & Diminum!

Menu Buka Puasa Sehat, Ahli Gizi Beberkan Mana Yang Harus Dihindari Dimakan & Diminum!

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Menu Buka Puasa Sehat, Ahli Gizi Dunia Beberkan Mana yang Harus Dihindari Dimakan & Diminum! 

Menu Buka Puasa Sehat, Ahli Gizi Beberkan Mana Yang Harus Dihindari Dimakan & Diminum! 

Puasa itu sehat dan menyehatkan. 

Agar manfaat puasa lebih banyak didapat, barengi dengan menu berbuka yang sehat dan menyehatkan. 

Pilih menu berbuka yang tidak merusak tubuh dan tidak menaikkan berat badan.

Sebelum memilih menu berbuka puasa yang sehat dan tidak bikin gemuk, Ibu perlu memahami apa yang terjadi pada tubuh selama puasa.

Menurut dr. Razeen Mahroof, seorang konsultan gizi dari Oxford, tubuh ternyata tidak mencapai tahap kelaparan selama bulan puasa.

“Selama kurang lebih 8 jam, usus baru selesai menyerap nutrisi dari makanan. Energi selama puasa didapatkan dari glukosa yang disimpan di otot. Setelah glukosa habis, barulah lemak yang terbakar,” ujar dr. Razeen.

Deretan Menu Buka Puasa yang Tak Bikin Gemuk, Berat Badan Stabil!
Deretan Menu Buka Puasa yang Tak Bikin Gemuk, Berat Badan Stabil! (KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Apalagi menurutnya, setiap hari kita membatalkan puasa sehingga tubuh tidak sampai dalam kondisi kehabisan energi.

Kondisi ini juga membuat Ibu perlu memilih menu buka puasa yang sehat.

Menurutnya, jika tidak dijaga, makanan yang dikonsumsi baik saat buka puasa maupun sahur dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Menu yang direkomendasikan tentu seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak.

Minum air putih juga penting.

Puasa bukan berarti mengurangi jumlah asupan air dalam sehari.

Jumlah cairan yang masuk harus sama, hanya saja waktu minumnya yang berbeda.

 

Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi penting agar pencernaan tetap sehat dan membantu Ibu merasa kenyang lebih lama.

Ibu bisa memperbanyak asupan buah dan sayur serta mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, oatmeal, dan kentang.

Hindari minuman berkafein seperti teh, kopi, dan soda.

Kafein akan merangsang tubuh kehilangan air lebih cepat lewat buang air kecil yang lebih sering.

Makanan yang digoreng dan terlalu manis pun tidak disarankan sebagai menu berbuka.

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK)

Buah-buahan atau jus tadi baik untuk tubuh karena tubuh tidak perlu mengeluarkan banyak energi untuk mencernanya.

Buah kurma juga menjadi menu buka puasa yang sehat.

Selain mengandung protein, kurma juga kaya serat, vitamin, dan masih banyak lagi.

Jika tubuh mengeluarkan banyak energi untuk dicerna, Ibu jadi mudah lapar.

Padahal makanan yang dikonsumsi sudah cukup untuk memenuhi nutrisi dalam tubuh.

Jus atau buah-buahan juga mengandung air, sehingga baik untuk memenuhi kebutuhan cairan selama puasa. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved