Maman Abdurahman Harap Semua Pihak di Kalbar Dapat Menahan Diri

Satu diantara legislator asal Kalbar, Maman Abdurahman mendorong agar semua pihak dapat menahan diri agar tidak terjadi

Maman Abdurahman Harap Semua Pihak di Kalbar Dapat Menahan Diri
TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudirmansyah
Maman Abdurrahman 

Maman Abdurahman Harap Semua Pihak di Kalbar Dapat Menahan Diri

PONTIANAK - Satu diantara legislator asal Kalbar, Maman Abdurahman mendorong agar semua pihak dapat menahan diri agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan khususnya di Kalbar.

"Saya mendorong kepada aparat kepolisian dan TNI agar bisa bersabar dan menahan diri serta melakukan pengamanan dengan langkah pendekatan yang persuasif, dan juga meminta kepada masyarakat agar jangan melakukan tindakan-tinfakan anarkis yang justru dapat merugikan kampung halaman kita," kata Maman berdasarkan rilis tertulis yang diterima Tribun Pontianak, Kamis (23/05/2019).

Jangan sampai, kata dia, hanya karena pemilu ataupun Pilpres dapat memecah belah persaudaraan.

"Pemilu presiden hanya 5 tahun sekali namun persaudaraan kita sesama masyarakat Kalimantan Barat itu sepanjang masa," tuturnya.

Baca: Kebakaran di Imam Bonjol Hanguskan dengan Cepat Satu Unit Ruko

Baca: Agus: Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan

Baca: Massa Mulai Bergerak Menuju Polsek Pontianak Timur

Wasekjend Partai Golkar ini juga mengatakan, sebaiknya dibulan suci Ramadan dapat diisi dengan hal-hal yang positif.

"Saya meyakini bahwa hasil apapun itu sudah ada ketetapan dan takdir dari Allah SWT, kalau kita mengimaninya maka kita semua harus yakin Allah SWT punya skenario yang jauh lebih baik lagi, oleh karena itu mumpung sekarang momentumnya bulan suci Ramadan maka jauh lebih baik kita isi dengan hal-hal yang jauh lebih positif," ujarnya.

Lebih lanjut, Maman yang juga sempat aktif di TKN 01 Jokowi-Amin ini menilai jika ada pihak lain selain 01 dan 02 menciptakan suasana yang membuat masyarakat gaduh.

Maka dari itu, ia berharap agar seluruh elemen masyarakat kompak untuk terus menjaga ketentraman di bumi Khatulistiwa.

"Saya yakin bahwa keributan ini yang memulai bukan dari kelompok 02 tapi ada satu kelompok diluar 01 dan 02 yang memang ingin memperkeruh dan mengadu domba semuanya, oleh karena jangan sedikit pun kita kasih kesempatan kepada kelompok pemecah belah kerukunan masyarakat di Pontianak semua," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved