Turne: Karya Nyata Pelayanan OMK Paroki Pahauman

Masa Paskah merupakan masa yang dimulai dari Hari Raya Minggu Paskah sampai Hari Raya Pentakosta dalam kalender liturgi Gereja Katolik

Turne: Karya Nyata Pelayanan OMK Paroki Pahauman
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman melakukan karya nyata pelayanan kepada umat atau turne di seluruh lingkungan, stasi dan wilayah yang ada di Paroki Pahauman, pada hari Minggu, 19 Mei 2019. Ist 

Turne: Karya Nyata Pelayanan OMK Paroki Pahauman

Citizen Reporter
Pricillia Grasela Volunteer Komsos KAP

SINGKAWANG - Masa Paskah merupakan masa yang dimulai dari Hari Raya Minggu Paskah sampai Hari Raya Pentakosta dalam kalender liturgi Gereja Katolik.

Pada masa ini, umat Kristen merayakan peristiwa kebangkitan Yesus Kristus yang rela wafat demi menebus dosa umat manusia dengan penuh rasa syukur dan sukacita.

Rasa syukur tersebut diwujudkan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman dalam karya nyata pelayanan kepada umat atau turne di seluruh lingkungan, stasi dan wilayah yang ada di Paroki Pahauman, pada hari Minggu, 19 Mei 2019.

Baca: VIDEO: PMI Sanggau Gelar Safari Ramadan Berdonor di Masjid Nurul Janah Sanggau

Baca: RAMALAN ZODIAK Asmara Rabu 22 Mei 2019, Pisces Hadapi Ketakutanmu, Ada Baiknya Untuk Merenung Cancer

Baca: Zodiak Minggu Ini: Berhati-hati Dengan Orang Yang Baru Dikenal

OMK Paroki Pahauman merupakan salah satu organisasi orang muda dengan jumlah yang besar, sebab mereka berasal dari 177 stasi yang kemudian tergabung dalam 13 wilayah yang ada di Paroki Pahauman.

Dalam pelaksanaan turne, OMK dibagi menjadi 119 kelompok turne. Tiap kelompok beranggotakan 4 atau 5 OMK yang didampingi oleh pembina.

Masing-masing anggota kelompok menjadi petugas liturgi, seperti pemimpin ibadat, lektor, pemazmur, dan pembawa kotbah.

Sebelum melaksanakan turne, OMK sudah mempersiapkan diri melalui latihan sebanyak 2 kali, pada hari Kamis dan Sabtu bersama pembina OMK.

Latihan ini bertujuan agar OMK dapat menjalankan tugas turne dengan baik.
"Bentuk latihan yang kami lakukan adalah membaca dan mempraktikkan tata perayaan ibadat dibuku panduan turne. Setelah itu, pembina memberi saran guna memperbaiki hal yang kurang benar," kata Yogo, anggota kelompok turne di stasi Tonang.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved