Siapkan 2900 Titik, Bank Indonesia Imbau Masyarakat Tukar Uang di Tempat Penukaran Resmi

Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan oleh BI, perbankan...

Siapkan 2900 Titik, Bank Indonesia Imbau Masyarakat Tukar Uang di Tempat Penukaran Resmi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / NINA SORAYA
rupiah 

Siapkan 2900 Titik se-Indonesia, Bank Indonesia Imbau Masyarakat Tukar Uang di Tempat Penukaran Resmi

PONTIANAK - Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan oleh BI, perbankan maupun pihak lain yang ditunjuk oleh BI, agar kenyamanan dan keamanan penukaran uang dapat terjaga.

BI telah menyiapkan 2900 titik lokasi penukaran uang di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) termasuk menjangkau daerah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil) terhitung mulai tanggal 13 Mei 2019-1 Juni 2019.

Selama periode 2-16 Mei 2019, realisasi uang yang dikeluarkan BI (outflow) mencapai sebesar Rp37,8 triliun atau 17,4% dari proyeksi outflow selama Ramadan/Idul Fitri 2019 (Rp217,1 triliun). Berdasarkan wilayah, realisasi tertinggi terjadi di Jawa non Kantor Pusat (KP) sebesar Rp15,0 triliun dan KP sebesar Rp9,4 triliun.

Baca: BREAKING NEWS - Live Streaming Kapolri Jenderal Tito Karnavian Beberkan Kondisi Jakarta di TVOne

Baca: Polres Sintang Lakukan Cipta Kondisi, Pertebal Pengamanan KPU-Bawaslu

Baca: BTS Jadi Bintang Tamu Eksklusif Radio iHeart, Fans Protes Jin Disebut Begini hingga Kejutan Halsey

Sementara berdasarkan kegiatannya, realisasi tertinggi terjadi pada penarikan bank sebesar Rp31,0 triliun dan Kas Titipan sebesar Rp6,4 triliun.

Dengan langkah-langkah antisipatif yang dilakukan, Bank Indonesia berharap kegiatan ekonomi masyarakat pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2019 dapat berjalan dengan lancar, aman dan nyaman. 

Untuk Kalbar, Bank Indonesia telah melakukan launching layanan kas keliling terpadu dengan tema “Rupiah Untuk Negeri” sinergi bank indonesia dan perbankan di Kantor Bank Indonesia lama jalan Rahadi Usman Pontianak, Selasa (21/5/2019).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPWBI) Provinsi Kalbar, Prijono dalam sambutannya mengatakan, layanan kas keliling terpadu tahun ini lebih dipubikasikan, agar masyarakat lebih banyak yang mengetahui bahwa ada layanan kas keliling.

 “Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini lebih di publikasikan supaya masyarakat lebih mengetahui adanya layanan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Prijono meminta kepada seluruh bank yang hadir agar selalu meberikan pelayaan terbaik untuk masyarakat.

Prijono pun mengimbau kepada seluruh bank yang berpartisipasi agar menguapayakan penyiapkan uang dengan 4 pilar, yakni nominal cukup, pecahan uang sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat, kondisi layak edar dan waktu tepat.

Layanan ini tidak dikenakan biaya, BI akan selalu mensupport untuk pelayanan uang kecil.

“Bank-bank diharapkan dapat mengedukasi ke masyarakat. BI tidak membatasi penukaran dan bank-bank harus sepakat tidak akan membuat mayarakat menjadi sulit,” pungkasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved