Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Periksa Seorang TNI Gadungan

Saat ini anggota Satgas Pamtas Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti sedang periksa seseorang warga yang mengaku seorang Prajurit TNI

Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Periksa Seorang TNI Gadungan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Periksa Seorang TNI Gadungan 

Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns Periksa Seorang TNI Gadungan

PONTIANAK - Saat ini anggota Satgas Pamtas Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti sedang periksa seseorang warga yang mengaku seorang Prajurit TNI.

Sebelumnya anggota Satgas Pamtas berhasil mengamankan warga Sungai Daun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau yang mengaku sebagai anggota TNI kepada teman wanitanya.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan sesuai laporan dari Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, personel Satgas Pamtas mengamankan Budi Hartono (31), warga Sungai Daun, Kecamatan Sekayam, yang mengaku pada pacarnya sebagai anggota Intel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns.

Baca: Kodam XII/Tpr Gandeng PMI Gelar Bhakti Sosial Donor Darah‎

Baca: Prediksi Skor Borneo FC Vs Arema FC Shopee Liga 1 2019 Live Streaming Indosiar Jam 20.30 WIB

Baca: Dua Hal Ini Dinilai Jadi Faktor Utama Keberhasilan Penanganan Karhutla di Kalbar

"Bermodalkan foto-foto mengenakan seragam TNI, Budi mengaku sebagai intel Satgas Pamtas untuk memacari Lidia Kalid (24), warga Panga Bintawa, Kecamatan Entikong," ujar Kapendam XII/Tpr.  di Media Center Kodam XII/Tpr.pada Rabu (22/5/2019)

Lanjut Kapendam mengatakan, Aksi Budi akhirnya terbongkar, setelah Lidia menceritakan soal 'pacar intel-nya' itu ke prajurit Satgas Yonmek 643/Wns di Pos Panga. Mendengar cerita Lidia, anggota Yonmek Pos Panga lantas menjemput Budi di tempatnya menginap. Budi kemudian dibawa ke Pos Satgas Pamtas Panga.

"Setiba di pos, anggota menanyakan perihal identitas dan kejadian antara korban dan pelaku, tapi jawaban pelaku berbelit-belit. Dia mengaku bujangan dan tinggal di Lubuk Sabuk, tapi ternyata bukan," ungkap Kapendam XII/Tpr.

Kemudian, prajurit Pos Pamtas Panga berkoordinasi dengan personil Pos Pamtas Sungai Daun untuk mengecek alamat rumah sesuai identitasnya di KTP.

"Ternyata setelah dikonfrontir foto KTP yang bersangkutan, pelaku sebenarnya sudah berkeluarga, punya istri dan satu anak. Pelaku mengaku sebagai intel TNI untuk menipu korban agar bersedia menjadi pacarnya," ujarnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Entikong karena dilaporkan oleh Lidia yang tak terima karena telah menipunya. Selain itu juga untuk menghindari amuk warga, pungkas Kapendam XII/Tpr. 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved