Imigrasi Sambas Sebut Belum Deteksi Pelintas Batas Berpotensi Terinveksi Cacar Monyet

Iwan mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum ada mendapatkan pelintas yang terinfeksi virus tersebut.

Imigrasi Sambas Sebut Belum Deteksi Pelintas Batas Berpotensi Terinveksi Cacar Monyet
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kepala Imigrasi Sambas, Iwan Suwanda, saat dijumpai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu 

Imigrasi Sambas Sebut Belum Deteksi Pelintas Batas Berpotensi Terinveksi Cacar Monyet

SAMBAS - Kepala Kantor Imigrasi Kabupaten Sambas, Iwan Suwanda mengatakan saat ini petugas imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, belum mendapatkan ada mendeteksi orang yang melintas yang terinfeksi virus cacar monyet.

Karena, sebagaimana diketahui, Cacar monyet atau Monkeypox sedang terjadi di beberapa negara di dunia.

Untuk itu, perlu langkah-langkah antisipasi untuk menghindari masuknya virus tersebut ke dalam negeri.

Oleh karenanya, bagian karantina PLBN Aruk selalu melihat dari alat detektor setiap pelintas yang melintas di PLBN Aruk.

Baca: Masyarakat Dukung Upaya Imigrasi Sambas Tolak Calo

Baca: Polsek Sambas Serahkan WN Malaysia Tanpa Dokumen ke Imigrasi Sambas

"Untuk pengamanan di perbatasan pencegahan virus Cacar Monyet ada dibagian Karantina, mereka punya alat detektor pengukur suhu badan terhadap setiap pelintas batas di Border," ungkapnya, Rabu (22/5/2019).

Iwan mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum ada mendapatkan pelintas yang terinfeksi virus tersebut.

"Info dari petugas batas sampai saat ini belum ada yang terdeteksi," tuturnya.

Namun demikian, pihaknya tetap akan selalu memantau setiap pelintas yang melintas di PLBN Aruk dengan seksama. (One)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved