BPOM Himbau Produsen Takjil di Ketapang Hindari Bahan-bahan Berbahaya

Yusmanita, Ssi menghimbau kepada seluruh produsen atau pembuat takjil di Kabupaten Ketapang, untuk memperhatikan bahan makanan

BPOM Himbau Produsen Takjil di Ketapang Hindari Bahan-bahan Berbahaya
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Tim dari Balai Besar POM Pontianak, saat melakukan uji sampel takjil yang diambil di beberapa titik pasar Juadah di Ketapang. 

BPOM Himbau Produsen Takjil di Ketapang Hindari Bahan-bahan Berbahaya

KETAPANG - Kepala Seksi Pengujian Mikrobiologi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Pontianak, Yusmanita, Ssi menghimbau kepada seluruh produsen atau pembuat takjil di Kabupaten Ketapang, untuk memperhatikan bahan makanan dan proses pembuatannya.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan pengawasan di beberapa tempat di Kabupaten Ketapang, Rabu (22/05/2019).

Baca: BPOM Pontianak Lakukan Pengawasan Takjil Ramadan di Ketapang

Baca: Sambut Rombongan Safari Ramadan Bupati Rupinus, Ini Kata Camat Sekadau Hulu

"Himbauan ini ditujukan pada yang membuat takjil agar menghindari bahan-bahan yang berbahaya seperti formalin, borax, Rhodamin, Methanyl Yellow atau pewarna tekstil," tegasnya.

Selain itu, Yusmanita meminta untuk memperhatikan higiene dan sanitasi pada proses pembuatannya.

"Biasanya proses pembuatan itu juga penting diperhatikan, agar yang mengkonsumsi terhindar dari sakit perut dan lain sebagainya," ujarnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved