Ayah Cabuli Anak Tiri di Sambas, Dilakukan Tujuh Kali di Tempat Berbeda, Lancarkan Aksi Sejak 2018

"TKP-nya (Tempat Kejadian Perkara) NA lakukan di beberapa tempat, selain di rumahnya sendiri, di mes tempatnya bekerja dan bahkan di rumah mertuanya

Ayah Cabuli Anak Tiri di Sambas, Dilakukan Tujuh Kali di Tempat Berbeda, Lancarkan Aksi Sejak 2018
Kompas.com/ Ericssen
Ilustrasi pencabulan. 

Ayah Cabuli Anak Tiri di Sambas, Dilakukan Tujuh Kali di Tempat Berbeda Sejak 2018

SAMBAS - Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Sambas.

Kali ini, pelakunya adalah Ayah tiri Korban.

Tidak tanggung-tanggung, ayah tirinya itu sudah melakukannya sebanyak tujuh kali.

Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno mengatakan bahwa tersangka sudah diamankan oleh pihaknya.

Sebelumnya, Petugas piket Reskrim pada Minggu (19/5/2019) lalu, sekira pukul 23.00 wib telah menerima laporan tentang Tindak pidana Persetubuhan atau cabul terhadap anak dibawah umur dengan Nomor : LP/119/V/RES/2019/ SPKT RES SAMBAS tanggal 19 Mei 2019.

"Iya benar bahwa telah terjadi penangkapan terhadap tersangka pelaku cabul yang berinisial NA alias A (39) pada Senin kemarin, dirumah orang tuanya," ujarnya, Rabu (22/5/2019).

Baca: Imigrasi Sambas Sebut Belum Deteksi Pelintas Batas Berpotensi Terinveksi Cacar Monyet

Baca: Diskumindag Sambas Akan Gelar Operasi Pasar

"Tersangka tidak lain adalah ayah tiri dari korban YA (15)," ungkap Kasat Reskrim Polres Sambas.

Kasat Reskrim menjelaskan, YA adalah anak tiri dari tersangka NA.

Dan pencabulan itu sudah dilakukan oleh NA sebanyak tujuh kali.

Dari kurun waktu Desember 2018 hingga sekarang, dan perbuatan bejat NA terakhir kali dilakukan pada (17/5/2019) sekira jam 19.00 Wib.

NA melakukannya dibeberapa tempat yang berada. Bahkan parahnya pernah dilakukan di rumah mertuanya sendiri.

"TKP-nya (Tempat Kejadian Perkara) NA lakukan di beberapa tempat, selain di rumahnya sendiri, di mes tempatnya bekerja dan bahkan pernah di rumah mertuanya sendiri," bebernya.

Baca: Pencabulan Anak Dibawah Umur, Raba Bagian Sensitif Korban Dalam Kamar Saat Orang Tua Tarawih

Baca: Konseling dengan Psikolog, Korban Cabul Oknum Polisi Kayong Utara Dibawa ke Pontianak

Oleh karenanya NA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), (3) dan atau Pasal 82 ayat (1), (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak menjadi Undang-Undang Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Saat ini Satreskrim Polres Sambas, sudah melakukan penyitaan barang bukti, memeriksa korban, melakukan visum pada korban, menangkap dan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved