Bocah Tenggelam

Wali Kota Pontianak Tinjau Langsung Lokasi Tenggelamnya Bocah SMP 14 Tahun

Edi Rusdi Kamtono datang langsung ke lokasi tenggelamnya siswa SMP bernama Varen Raisi (14) di sungai Landak Gang Orde Baru

Wali Kota Pontianak Tinjau Langsung Lokasi Tenggelamnya Bocah SMP 14 Tahun
TRIBUNPONTIANAK/ferryanto
Edi Rusdi Kamtono walikota Pontianak saat tinjau lokasi tenggelamnya anak laki - laki berusia 14 tahun, di Sungai Landak, Gang Orde Baru 

Wali Kota Pontianak Tinjau Langsung Lokasi Tenggelamnya Bocah SMP 14 Tahun

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono datang langsung ke lokasi tenggelamnya siswa SMP bernama Varen Raisi (14) di sungai Landak Gang Orde Baru, Kecamatan Pontianak Timur.

Dilokasi Edi Rusdi Kamtono meninjau lokasi sekaligus bertemu langsung dengan orang tua korban.

Edi pun menyampaikan bahwa dirinya sangat prihatin atas kejadian ini, dan berharap pihak keluarga di beri ketabahan.

Dirinya pun mengatakan bahwa telah menurunkan petugas BPBD kota Pontianak untuk terus melakukan pencarian terhadap korban.

"Kita nurunkan BPBD kota Pontianak, tim SAR bersama masyarakat untuk melakukan pencarian korban, dan tentunya kita tidak mengharapkan hal ini,"ujarnya.

Baca: FOTO: Lomba Menyumpit Berbagai Kategori Meriahkan Pekan Gawai Dayak di Halaman Rumah Radakng

Baca: Sinergi BUMN, PLN Suplai Listrik ke Tambang Bauksit Antam di Sanggau Kalbar

Baca: VIDEO: Pembangunanya Telan Ratusan Juta Rupiah, Pujasera Putussibau yang Baru Belum Digunakan

Untuk langkah pencegahan agar tidak ada korban jiwa kembali di lokasi tersebut, Edi mengatakan pihaknya akan memasang plang larangan berenang di lokasi tenggelamnya siswa SMP tersebut.

Mengingat menurut informasi warga setempat sudah ada 5 orang yang meninggal tenggelam di lokasi ini, Edi menekankan bahwa hal ini perlu adanya untuk segera di terapkan, selain itu dirinya pun meminta kepada warga setempat untuk membantu melakukan pengawasan.

"Langkah pertama yang akan kita lakukan, kita akan membuat plang disini, peringatan, bagi anak - anak yang tidak bisa berenang dilarang untuk mandi disini, dan disimpan garis pantainya cukup panjang sehingga kita minta warga untuk membantu,"ujarnya.

Edi pun berharap, korban yang dinyatakan terbawa arus dan tenggelam sejak kemarin dapat segera ditemukan.

Iapun mewanti - wanti dan memperingatkan para orang tua untuk selalu memperhatikan anak - anaknya dalam bermain.

"Yang penting bagaimana kita mewaspadai anak kita untuk berhati - hati, jangan sampai anak - anak kita menjadi korban selanjutnya, sungai Kapuas dan landak kan membentang berpa kilo membagi kota Pontianak, namanya kecelakaan di air kemungkinan besar ada,"imbaunya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved