Singkawang Miliki Sekolah Siaga Kependudukan

SMAN 10 Singkawang dan Madrasah Aliyah (MA) Yasti Singkawang telah diresmikan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK)

Singkawang Miliki Sekolah Siaga Kependudukan
TRIBUNPONTIANAK/Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Madrasah Aliyah (MA) Yasti Singkawang siap menjalankan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kota Singkawang 

Singkawang Miliki Sekolah Siaga Kependudukan

SINGKAWANG - SMAN 10 Singkawang dan Madrasah Aliyah (MA) Yasti Singkawang telah diresmikan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kota Singkawang, Senin (29/4/2019) lalu.

Peresmian ditandai dengan penarikan tirai sekaligus penandatangan plang SSK di SMAN 10 Singkawang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan.

Irwan mengatakan, program SSK mengintegrasikan materi kependudukan dan keluarga berencana dalam beberapa mata pelajaran yang relevan. Program ini menjadi wadah bagi program program BkkbN seperti Pik Remaja, GenRe Goes to School dan sejenisnya agar berjalan berdampingan dan simultan.

“Dan pada sekolah Siaga Kependudukan ini tersedianya pojok kependudukan,” katanya, Selasa (19/5/2019).

Baca: Massa dari Gerakan Kedaulatan Rakyat Kalbar Gelar Aksi di Bundaran Digulis dan Kantor KPU

Baca: DPRD Mempawah Harap Inovasi Simple Jak Diikuti Dinas Lain

Baca: Live Streaming Indosiar Persebaya Vs Kalteng Putra Shopee Liga 1 2019 Berlangsung Pukul 20.30 WIB

Pendidikan Kependudukan adalah upaya terencana dan sistematis untuk membantu masyarakat agar memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran tentang kondisi kependudukan serta keterkaitan timbal balik antara perkembangan kependudukan yaitu kelahiran, kematian, perpindahan serta kualitas penduduk dengan kehidupan sosial, ekonomi, kemasyarakatan dan lingkungan hidup sehingga masyarakat memiliki perilaku yang bertanggungjawab dan ikut peduli dengan kualitas hidup generasi sekarang dan mendatang.

Diharapkan melalui SSK, peserta didik memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan tentang peduli kependudukan.

Peserta didik juga diharapkan mencerminkan sebagai keluarga berkualitas.

Selain itu, memiliki pengetahuan yang utuh tentang masalah dan manfaat kependudukan setempat, mengurangi drop out dan kasus-kasus lainnya yang banyak terjadi di sekolah.

”Kami menyambut baik adanya SSK yang ada di Singkawang ini. Kami berharap sekolah ini dapat mengintegrasikan isu-isu kependudukan dan peduli dengan program-program BKKBN," ujarnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved