Pilpres 2019

Protes Pemilu Curang di Depan Gedung Bawaslu RI Berjalan Damai, Peserta Aksi Bagi Bunga ke Polisi

"Kami mendesak Bawaslu untuk mendiskualifikasi paslon nomor urut 01 sebagai peserta dalam pilpres kemarin sesuai dengan Pasal 463 UU no 7 tahun 2017,"

Protes Pemilu Curang di Depan Gedung Bawaslu RI Berjalan Damai, Peserta Aksi Bagi Bunga ke Polisi
Istimewa
Massa demonstran memprotes hasil Pemilu 2019 menunaikan shalat tarawih di Jl MH Thamrin, depan gedung Bawaslu, Selasa (21/5/2019). 

Protes Pemilu Curang di Depan Gedung Bawaslu RI Berjalan Damai, Peserta Aksi Bagi Bunga ke Polisi 

Sejak pukul 13.00 WIB massa mulai berbondong-bondong ke Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sebagian menumpangi bus yang diparkir di Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Massa kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki menuju Jalan M.H. Thamrin untuk menggelar aksi. Semakin sore massa bertambah ramai.

Ribuan orang mulai memadati persimpangan di depan Mal Sarinah. Pengunjuk rasa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) diblokade oleh kawat berduri di depan Gedung Bawaslu.

Massa sempat menaruh bunga mawar putih di antara kawat-kawat berduri. Bahkan, ada yang memanjatkan doa di depan Gedung Bawaslu.

Massa menunaikan shalat tarawih di Jl MH Thamrin
Massa demonstran memprotes hasil Pemilu 2019 menunaikan shalat tarawih di Jl MH Thamrin, depan gedung Bawaslu, Selasa (21/5/2019).

Ratusan polisi dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) berseragam hitam dilengkapi tameng, rompi anti peluru, pentungan, serta senjata gas air mata membuat formasi di Jalan M.H. Thamrin, depan Sarinah.

Ratusan lainnya membuat formasi di depan Gedung Bawaslu dan Satuan Sabhara berseragam cokelat yang berada di belakang Bawaslu dengan  helm, pentungan dan rompi.

Di seberangnya adalah massa yang memenuhi area persimpangan lampu merah Jalan M.H. Thamrin.

Aksi ini ini diikuti Neno Warisman, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dan politisi senior Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban, serta Koordinator GNKR Jumhur Hidayat.

Tolak pemilu curang2
Massa demonstran memprotes hasil Pemilu 2019 menunaikan shalat tarawih di Jl MH Thamrin, depan gedung Bawaslu, Selasa (21/5/2019).

Jumhur Hidayat mengatakan agenda aksi mendesak Bawaslu mengeluarkan rekomendasi kepada KPU agar mendiskualifikasi pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin.

Dia menduga ada kecurangan yang terjadi bersifat terstruktur, sistematis dan masif dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat mendiskualifikasi peserta Pemilihan Presiden 2019 sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Brimob di MH Thamrin2
Ratusan polisi dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) berseragam hitam dilengkapi tameng, rompi anti peluru mengamankan pendemo di dekat simpang lampu merah, tak jauh dari gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa (21/5/2019)
Halaman
12
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved