Diskumindag Sudah Pantau Pasar Rakyat Yang Tersambar Petir

Secara bestek pembangunan itu sesuai, dindingnya menggunakan batako tanpa dinding stik

Diskumindag Sudah Pantau Pasar Rakyat Yang Tersambar Petir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Kondisi terkini di lokasi pasar Sambas yang tersambar petir, sore kemarin, Selasa (21/5/2019). 

Diskumindag Sudah Pantau Pasar Rakyat Yang Tersambar Petir

SAMBAS - Hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Sambas, dan sekitarnya sore kemarin, Selasa (21/5/2019).

Hujan disertai angin kencang itu dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Diikuti kilat dan petir hingga menjelang Maghrib. 

Akibatnya, salah satu bagian dari pada pasar Rakyat Sambas. Yang baru digunakan beberapa waktu lalu sejak diresmikan rusak parah akibat di sambar petir.

Baca: Puluhan Mahasiswa Lakukan Aksi Damai di Tugu Tabrani

Baca: Syarat Mengurus Pindah KK dari Luar Kalbar

Menanggapi hal itu, Kabid sarana Distribusi Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Sambas, Zulfian mengatakan jika  masa pemeliharaan pasar rakyat tersebut sudah selesai pada 26 April lalu.

"Masa pemeliharaan sudah selesai, namun dari pelaksana masih mau memperbaiki kerusakan-kerusakan ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, kemarin pada saat 
kejadian dan saat hujan mulai reda pihaknya lansung memantau lokasi kejadian.

"Kita juga memantau lokasi, bersyukur tidak ada korban jiwa karena pedagang sudah pulang, Alhamdulillah kerusakan ini akan segera dibenahi dan gerobak pedagang juga kita akan ganti," jelasnya.

Sesampainya di lokasi, ia menyempatkan diri berbincang dengan para pedagang. 

Dari informasi yang ia dapatkan, penyebab robohnya salah satu sisi dinding pasar rakyat Sambas itu dikarenakan Sambaran petir yang disertai angin yang menghantam dinding atas bangunan.

"Ini dikarenakan petir, karena kita tidak melihat keretakan yang lain," ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan  pembangunan pasar itu sendiri, Zulfian memastikan telah sesuai dengan bestek atau peraturan-peraturan pembangunan.

"Secara bestek pembangunan itu sesuai, dindingnya menggunakan batako tanpa dinding stik," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved