Prof Garuda Wiko Sebut Dies Natalis ke-60 Untan Sudah Dapatkan Nilai Terbaik

Universitas Untan gelar Sidang terbuka senat dalam rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Tanjungpura dan orasi ilmiah di Audit Untan

Prof Garuda Wiko Sebut Dies Natalis ke-60 Untan Sudah Dapatkan Nilai Terbaik
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Foto bersama Rektor dan Senat usai acara Sidang terbuka senat dalam rangka Dies Natalis ke -60 Universitas Tanjungpura dan orasi ilmiah di Auditorium Untan, senin (20/5/2019). 

Prof Garuda Wiko: Dies Natalis ke-60 Untan Sudah Dapatkan Nilai Terbaik Untuk Tata Kelola Univeristas

PONTIANAK - Universitas Untan gelar Sidang terbuka senat dalam rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Tanjungpura dan orasi ilmiah di Auditorium Untan, senin (20/5/2019).

Rektor Untan Prof Garuda Wiko mengatakan tidak terasa Untan sudah berusia 60 tahun dan sudah masuk usia yang cukup dewasa.

"Alhamdulliah apa yang dititipkan oleh pendiri Untan rasanya sudah kita usahan sebaik mungkin sehingga kalau kita ingin melihat dari sisi salah satunya yaitu tata kelola kita sudah mendapatkan nilai terbaik untuk tata kelola Univeristas," ujar Prof Garuda Wiko usai menghadiri Sidang terbuka senat dalam rangka Dies Natalis ke -60 Untan di Auditorium Untan, senin (20/5/2019).

Baca: Wakil Bupati Kubu Raya Nobar Sukep The Movie Bareng Para ASN

Baca: Buzzer Serang Ani Yudhoyono, Jansen Sitindaon Nyatakan Mundur dari Koalisi Pendukung Prabowo-Sandi

Baca: 4 Bocah Terbawa Arus, 3 Selamat 1 Dalam Pencarian, Basarnas Lakukan Langkah Ini

Ia mengatakan hal tersebut lantas tidak boleh membuat semua pihak merasa berpuas diri. Namun harus terus berusaha untuk kedepannya memperbaiki peringkat perguruan tinggi baik nasional maupun peringkat yang dilakukan oleh lembaga international.

Ia juga mengatakan melihat dari treaser alumni Untan rasa-rasanya kalau untuk Kalbar sudah bisa dilihat bagaimana beberapa jabatan baik di pemerintahan maupun yang berusaha sendiri dibidang swasta cukup banyak diisi oleh Alumni Untan.

"Satu hal yang patut kita sukuri artinya lulusan kita bisa menempati posisi yang baik dan juga berarti kurikulum yang kita berikan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja dan dibekali entrepreneurship. Apalagi jiwa entrepreneurship itulah yang kita tanamkan," ujarnya.

Karena alumni juga diminta justru menciptkan pekerjaan dan menciptakan sendiri dengan berbagai peluang yang ada di masa revoluisi industri yang semua juga sudah berjalan secara digital dan banyak pekerjaan baru yang bisa di create dari situasi itu," ujarnya.

Ia mengaku untuk meningkatkan akreditasi Untan yang sekarang sudah A juga banyak sekali yang dikerjakan terutama dari sisi tata kelola.

"Bagaimana kita menyelenggarakan proses pendidikan itu secara berkualitas dan melalui sistem itu yang paling penting dan yang dinilai itu kurang lebih ada 8 standar pendidikan yang harus dipenuhi termasuk mahasiswa," ujarnya.

Jadi tidak hanya dosen, dan pejabat struktrural tapi peran mahasiswa dan alumni baik secara narasi,narativ, kualitatif dan kuantitatif sangat dibutuhkan.

Ia mengatakan apabila ada rencana untuk penambahan prodi akan dilakukan secara selektif yang memang relevan dan bisa meningkatkan daya saing dan memang harus di pilih betul-betul.

Ia berharap Untan bisa menyelenggarakan pendidikan dengan Tata Kelola yang baik dan transparan, akuntabel dan bisa meningkatkan daya saing serta relevansi dan tentu saja produk inovasi yang lebih banyak lagi.

"Untan sendiri masuk peringkat ke 43 perguruan tinggi nasional tinggal bagiamana kita memperbaiki dan menaikan peringkat nya lagi," ujarnya.

Selain Universitas sudah terakreditasi A, Ada 7 Prodi yang juga audah terakreditasi A, 74 Prodi terakreditasi B, dan sisanya 13 prodi yang masih terakreditasi C.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved