Gawai Adat Dayak XXXIV

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Nilai Gawai Dayak Khazanah Pariwisata Kalbar

Cornelis mengungkapkan, tujuan diselenggarakan PGD ke-34 bagaimana masalah pangan dan pembangunan manusia serta pariwisata

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Nilai Gawai Dayak Khazanah Pariwisata Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji (kanan) bersama Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Cornelis (kiri) saat menyaksikan sejumlah penampilan penari saat pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) provinsi Kalimantan Barat ke-34 di Rumah Radakng,Pontianak, Senin (20/5/2019) siang. PGD ke-34 berlangsung sejak 20-26 Mei 2019. 

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Nilai Gawai Dayak Khazanah Pariwisata Kalbar

PONTIANAK - Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Cornelis mengungkapkan, tujuan diselenggarakan PGD ke-34 bagaimana masalah pangan dan pembangunan manusia serta pariwisata sehingga bermanfaat bagi bangsa dan negara ini.

"Tujuannya untuk memanfaatkan masalah pangan, pembangunan manusia dan pariwisata di daerah ini, bukan hanya sekedar hura-hura. Dan sudah dimasukkan kedalam muatan lokal sehingga mengenal budayanya sendiri," ujarnya.

masalah pangan, Cornelis menambahkan bahwa gawai yang dicetus oleh mantan gubernur kalbar Kadarusno supaya orang dayak itu terpusatkan satu titik untuk gawai dayak. Agar tidak lupa turun ke ladang guna memperkuat pangan di Kalbar.

Baca: Buka Pekan Gawai Dayak ke XXXIV, Sutarmidji: Pemprov Kalbar Anggarkan Rp 300 Juta untuk PGD

Baca: VIDEO: Persembahan Puisi Mahasiswi UKM Seni Polnep di Malam Puncak Mari Amal Ramadan

Baca: Buzzer Serang Ani Yudhoyono, Jansen Sitindaon Nyatakan Mundur dari Koalisi Pendukung Prabowo-Sandi

Baca: BREAKING NEWS: Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Landak, Masih Dilakukan Pencarian

"Gawai ini kan digagas oleh pak Kadarusno supaya orang dayak tidak melaksanakan gawai di setiap kampung gawai sampai sebulan, sehingga lupa turun ke ladang. Ini dalam rangka antisipasi krisis pangan sehingga dayak itu bisa bertanam dan membantu pemerintah," paparnya dari atas podium.

Menurutnya permasalahan pangan sangat penting, agar kita tidak terhadi krisis pangan. Sebab di dunia saat sedang menggalami krisis pangan dan ia meminta seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah di sektor pangan.

"Apalagi situasi dunia saat ini krisis pangan sedang melanda kita. Maka dari itu kita berpatner dengan pemerintah agar tidak terjadi krisis pangan dan mengelolah dengan baik begitu sampai disini bisa tersampaikan ke masyarakat," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved