Pokja Tuding Persekongkolan antara Penyedia Proyek Revitalisasi BPS Sintang

Purnomo memastikan proses pengguguran CV Setara Bangun Kontruksi sebagai peserta lelang sudah sesuai prosedur

Pokja Tuding Persekongkolan antara Penyedia Proyek Revitalisasi BPS Sintang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pertemuan Pokja Revitalisasi Gedung Kantor BPS Kabupaten Sintang bersama pihak CV Setara Bangun Konstruksi di Kantor BPS Kalbar, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, beberapa waktu lalu. 

Pokja Tuding Persekongkolan antara Penyedia Proyek Revitalisasi BPS Sintang

PONTIANAK - Sekretaris Pokja Revitalisasi Gedung Kantor BPS Kabupaten Sintang, Purnomo memastikan proses pengguguran CV Setara Bangun Kontruksi sebagai peserta lelang sudah sesuai prosedur, saat ditemui di Kantor BPS Kalbar, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Senin (20/5/2019).

Menurutnya, perusahaan tersebut tidak bisa memenuhi syarat teknis dan beberapa penawaran yang diajukan tidak sesuai kualifikasi sebagaimana yang telah ditentukan. Hal tersebut dibuktikan setelah dilakukan proses evaluasi yang turut menghadirkan pihak CV Setara Bangun Konstruksi, beberapa waktu lalu. "Pada saat setelah pembuktian itu belum pengumuman pemenang. Kami melihat ada item persyaratan teknis yang salah," terangnya.

Selanjutnya, hal tersebut dituangkan dalam berita acara (BA). Dalam BA itu juga turut disebutkan rincian penawaran dari CV Setara Bangun Konstruksi, yang sudah dilakukan klarifikasi dari pihak tenaga teknis mereka. Yang intinya beberapa persyaratan teknis itu juga tidak dipenuhi. "Karena alasan itulah, mereka digugurkan sebagai peserta karena tidak memenuhi persyaratan," jelasnya.

Baca: Zulham Zamrun Bawa PSM Makassar Unggul 1-0 Atas Semen Padang, Live Streaming Babak Kedua

Baca: Babak Pertama PS Barito Putera Vs Persija Jakarta 0-1 di Indosiar, Marco Simic Cetak Gol

Baca: Live Streaming PS Barito Putera Vs Persija Jakarta di Indosiar, Evan Dimas Dkk Kuasai Lini Tengah

Ia pun menegaskan, sebelum proses pengumuman pengguguran tersebut dilakukan, semua tahapan evaluasi, yang turut melibatkan pihak CV Setara Bangun Konstruksi telah didudukkan secara bersama.

Bahkan, beberapa item persyaratan yang tidak bisa dipenuhi oleh perusahaan tersebut sudah diketahui, saat proses pembuktian. "Semua bertandatangan," katanya.

"Begitu ini selesai proses klarifikasi, kan ketahuan, gugur semua. Makanya waktu itu tender gagal. Dan harus diulang," tambahnya.

Namun, saat pengumuman tender atau lelang ulang tersebut baru akan dilakukan, pihak CV Setara Bangun Konstruksi buru-buru melanyangkan surat. "Mereka datang sendiri ke sini ke Kantor BPS Kalbar, Saya yang terima. Mereka mengantarkan surat dan menuntut dijadikan pemenang lelang," bebernya.

Surat tersebut tidak bisa diterima. Sebab kata Purnomo, proses pengguguran itu dilakukan berdasarkan mekanisme dan sesuai aturan, sebagaimana yang sudah ditetapkan. "Saya bilang nanti dulu. Tidak bisa seperti ini, serta merta. Kita menggagalkan, kita pasti punya pertimbangan. Kita tidak semena-mena," tegasnya.

Apalagi lanjut dia, proses lelang revitalisasi pembangunan BPS Sintang itu dilakukan dengan sistem online. Yang tentu transparansinya bisa dijamin. Karena itu, ia pun membantah keras tudingan persekongkolan pengaturan lelang sebagaimana yang dituduhkan oleh pihak CV Setara Bangun Konstruksi kepada PPK dan Pokja.

Halaman
123
Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved