Pilpres 2019

Koalisi BPN Prabowo-Sandi Susut, Elit Demokrat Ferdinand Hutahean Tarik Dukungan, Ini Alasannya

Memang emosi saya! Tidak sepatutnya dan sepantasnya ibu Ani yang sedang sakit diperlakukan seperti itu

Koalisi BPN Prabowo-Sandi Susut, Elit Demokrat Ferdinand Hutahean Tarik Dukungan, Ini Alasannya
(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)
Ketua DPP bidang Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen 

Koalisi BPN Prabowo-Sandi Susut, Elit Demokrat Ferdinand Hutahean Tarik Dukungan, Ini Alasannya

PILPRES  - Dukungan terhadap kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi berkurang. 

Satu per satu pendukung BPN menyatakan mengundurkan diri dari koalisi 02 tersebut.

Terbaru dari Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, yang mengambil sikap tak lagi mendukung Prabowo-Sandi. 

Sikap Ferdinand Hutahaean sudah bulat tidak lagi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02.

Baca: Hasil Akhir Situng Pilpres 2019 Wilayah Kalbar 100 Persen, Ini Perolehan Suara Jokowi VS Prabowo

Baca: LENGKAP Hasil Pleno KPU Pilpres 2019 di 29 Provinsi, Jokowi Unggul di 18 Daerah, Prabowo Kuasai 11

 

Demikian hal itu ditegaskan anggota BPN Prabowo-Sandi ini kepada Tribunnews.com, Senin (20/5/2019).

"Sikap saya itu tetap! Tidak lagi mendukung di dalam lembaga BPN. Itu sikap saya tidak berubah," tegas Ferdinand Hutahaean menanggapi Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad.

Memang dia mengakui terlalu emosional ketika para buzzer pendukung Prabowo-Sandi menyerang Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di media sosial.

"Memang kemarin (Minggu 20/5/2019)-red) saya emosi, ketika bu Ani dijadikan bahan olok-olok oleh kawan-kawan buzzer yang selama berada di 02," ucap Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand Hutahaean mengungkapkan kekecewaannya yang luar biasa terhadap para pendukung Prabowo-Sandi yang mengolok-olok mantan Ibu Negara yang sedang menderita sakit.

Halaman
1234
Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved