Pilpres 2019

Jelang Pengumuman Pilpres 2019! Petinggi PAN, Golkar, PDIP dan PPP Serukan Hal Ini ke Rakyat & Kader

Selain itu, ia berpandangan bahwa gerakan people power akan menimbulkan kemunduran demokrasi di Indonesia.

Jelang Pengumuman Pilpres 2019! Petinggi PAN, Golkar, PDIP dan PPP Serukan Hal Ini ke Rakyat & Kader
Screenshot TvOne
Jokowi-Maruf Amin & Prabowo-Sandiaga Uno 

Jika tidak setuju dengan hasilnya, Arsul mengingatkan peserta pemilu untuk menempuh jalur konstitusional.

Caranya adalah dengan mengajukan gugatan sengketa pemilu kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Arsul mengatakan, jangan sampai ketidakpuasan terhadap hasil pemilu diekspresikan dengan cara-cara yang mengganggu ibadah Ramadhan.

"PPP mengharapkan agar kekhusyukan puasa dan ibadah Ramadan tidak terganggu dengan aktivitas yang berpotensi merusak kekhusyukan ibadah seperti demo yang biasanya disertai dengan ekspresi suudzon atau bahkan lebih jauh lagi, fitnah dan ujaran kebencian," kata Arsul.

Adapun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedianya akan menetapkan hasil pemilu pada 22 Mei 2019.

Jika tidak ada sengketa, pemenang Pilpres akan diumumkan tiga hari setelah penetapan.

Jaga Suasana Kondusif

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengajak kader dan pendukung partainya untuk menjaga suasana kondusif pada hari pengumuman Pemilu 2019 pada Rabu (22/5/2019).

Terkait hasil Pemilihan Presiden 2019, Ace meminta semua kader untuk menerima hasil penetapan KPU.

"Kami minta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk menerima hasil Pilpres ini," ujar Ace ketika dihubungi, Senin (20/5/2019).

Sementara, untuk Pileg, DPP Golkar menyerahkannya kepada masing-masing caleg.

Namun, DPP Golkar mengimbau caleg yang ingin mempersoalkan hasil pileg untuk menggunakan jalan konstitusional.

Selain itu, gugatan juga harus dilengkapi dengan bukti yang kuat. Kepada masyarakat, DPP Golkar berharap bisa ikut menjaga suasana kondusif.

Pendukung Partai Golkar diminta untuk percaya pada hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan penyelenggara pemilu.

"Kita tidak perlu menekan penyelenggara pemilu dengan berdemontrasi turun ke jalan. Jika ada hal yang tidak puas atas pelaksanaan pemilu ini, kita bisa salurkan pada mekanisme yang diatur dalam UU," kata Ace.

Adapun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedianya akan menetapkan hasil pemilu pada 22 Mei 2019. Jika tidak ada sengketa, pemenang Pilpres akan diumumkan tiga hari setelah penetapan. (*)

Lebih dekat dengan kami, follow akun Instagram (IG) Tribun Pontianak : 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved