Ramadan

Hikmah Jasmani Bagi yang Berpuasa, Bupati Sintang Sebut Beberapa Penyakit Ini Mulai Hilang

Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Ifthor Jama'i dan Silaturahmi Ramadhan yang digelar Panitia Bersama Syiar Ramadhan

Hikmah Jasmani Bagi yang Berpuasa, Bupati Sintang Sebut Beberapa Penyakit Ini Mulai Hilang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Ifthor Jama'i dan Silaturahmi Ramadhan yang digelar Panitia Bersama Syiar Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Sintang, Minggu (19/5/2019) sore. 

Hikmah Jasmani Bagi yang Berpuasa, Bupati Sintang Sebut Beberapa Penyakit Ini Mulai Hilang

SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Ifthor Jama'i dan Silaturahmi Ramadhan yang digelar Panitia Bersama Syiar Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah di Rumah Adat Melayu Tepak Sirih Sintang, Minggu (19/5/2019) sore.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang menyampaikan hikmah berpuasa di bulan suci Ramadhan salah satunya yaitu hikmah jasmani.

“Hikmah jasmani ketika kita berpuasa di bulan suci Ramadhan ini sudah terasa, segala penyakit mulai berkurang, gula darah, kolesterol, asam urat sudah mulai hilang. Itulah hikmah berpuasa di bulan suci ramadhan secara jasmani," ujarnya.

Menurut Jarot bulan suci Ramadhan ini seperti sebuah pendakian yang harus dicapai. Ramadhan memang seperti kita mendaki, dam sampai hari ini kita sudah dihari ke-14 bulan suci Ramadhan.

Baca: Bupati Citra: Banyak yang Sok Pahlawan Seperti Konsultan Politik di Medsos

Baca: Milad Pertama IKA FISIP Pontianak dengan Bukber dan Berbagi Pada Anak Panti Asuhan

Baca: RAMALAN ZODIAK Karier Senin 20 Mei 2019, Tenangkan Dirimu Cancer, Aquarius Membuat Perubahan

"Tentunya semakin hari makin tidak terasa kita berpuasa, nanti pada akhir bulan kita memasuki sepertiga akhir dari bulan ramadhan, yaitu malam Lailatul Qadar dimana malam lebih dari 1000 bulan," jelas Jarot.

Memaknai malam Lailatul Qadar, Bupati Sintang memberikan pengantar sedikit bahwa hanya diri sendirilah yang dapat mendorong untuk mendapatkan hikmah di malam Lailatul Qadar.

"Ini bulan yang sangat luar biasa, kita dijanjikan malam lebih dari 1000 bulan, jadi kalau kita tidak didorong dari kita sendiri, maka tidak akan dapat hikmah dari malam 1000 bulan tersebut. Tanda-tandanya akan muncul terakhir bulan suci ramadhan di hari-hari ganjil," jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Jarot memberikan pesan kepada seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut agar bersama-sama mendaki Ramadhan ini, agar dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

"Semoga Ramadhan memberikan kesejukan, ketentraman dan mudah-mudahan kita dapat menjalankan bulan suci Ramadhan kali ini dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved