Pemilu 2019

Demokrat Duga Ada Peningkatan Suara di Satu Partai untuk DPR RI

Ia pun mengatakan, peningkatan tersebut diketahui saat pleno tingkat Kecamatan di Meliau Sanggau.

Demokrat Duga Ada Peningkatan Suara di Satu Partai untuk DPR RI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Suasana saat sidang penanganan pelanggaran administratif pemilu di Bawaslu Kalbar, Senin (20/5/2019).   --  

Demokrat Duga Ada Peningkatan Suara di Satu Partai untuk DPR RI

PONTIANAK - DPD Partai Demokrat Kalbar mencurigai terjadinya penggelembungan suara untuk seorang Caleg DPR RI yang berlaga di Dapil Kalbar 2. Setelah melapor ke Bawaslu Kalbar, Demokrat selaku pelapor mengikuti sidang dugaan pelanggaran administratif Pemilu di Bawaslu Kalbar, Senin (20/5/2019).

"Saya bersama Pak Jefray mendapat surat mandat dari DPD Partai Demokrat berkenaan dengan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)," ujar Ketua Bid Hukum PHPU Demokrat Kalbar, Sri Cahyawati, Senin (20/5/2019).

Baca: Penghitungan Internal Klaim Dapat Kursi DPR RI Dapil Kalbar 2, Gerindra akan ke MK

Baca: Gawai Dayak di Pontianak, Karolin Ajak Tetap Hargai Umat Muslim Sedang Berpuasa

Menurutnya, laporan tersebut karena beban moral mengetahui adanya pelanggaran walaupun pihaknya tau tidak akan berpengaruh pada perolehan suara calegnya.

"Kita Partai Demokrat sebenarnya tidak ada pengaruhnya, tetapi sebagai Caleg DPR RI, Pak Simon Petrus dan Ketua DPC Demokrat Sanggau mempunyai beban moral untuk melaporkan karena ada tahu kecurangan kita tidak bisa diam," tuturnya.

Ia pun mengatakan, peningkatan tersebut diketahui saat pleno tingkat Kecamatan di Meliau Sanggau.

"Jadi ada peningkatan suara di suatu partai yang kita ketahui dan semua bukti, semua persyaratan dari Bawaslu sejak 6 Mei 2019 diumumkan di PPK diketahui ada dugaan peningkatan suara di Meliau Sanggau dan kita laporkan ditanggal 9 Mei 2019," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved