Tebas Kuala Raih Desa Pangan Aman Nasional 2018

Desa Tebas kuala, Kecamatan Tebas berhasil meraih posisi tiga sebagai Desa pangan aman tingkat Nasional 2018.

Tebas Kuala Raih Desa Pangan Aman Nasional 2018
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Penyerahan penghargaan Desa Pangan Aman, di Pontianak. 

Tebas Kuala Raih Desa Pangan Aman Nasional 2018

SAMBAS - Desa Tebas kuala, Kecamatan Tebas berhasil meraih posisi tiga sebagai Desa pangan aman tingkat Nasional 2018.

Atas prestasinya itu, Kepala desa Tebas Kuala, Hemi Susanto mengungkapkan jika keberhasilan Desa Tebas Kuala tersebut disampaikan oleh Balai Besar pengawas obat dan makanan (BBPOM) Pontianak.

"Beberapa hari lalu, dari BBPOM Pontianak melakukan sidak kepada kantin Ramadan didesa Tebas Kuala. Bersamaan dengan itulah disampaikan jika desa kami menempati posisi ketiga desa pangan aman nasional, dibulan suci ramadhan ini Alhamdulillah desa Tebas Kuala mendapat peringkat 3 lomba desa pangan aman tingkat nasional tahun 2018," ujarnya, Minggu (19/5/2019).

"Yang mana diinformasikan jika peringkat pertama kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok Sumbar, peringkat dua Desa Gisting Bawah Lampung dan Desa Tebas Kuala peringkat tiga," jelasnya.

Diungkapkan oleh Hemi, keikutsertaan Desa Tebas Kuala mewakili Kabupaten Sambas dan kemudian mewakili Kalbar di tingkat Nasional adalah berkat kerja keras masyarakat.

Baca: Ditunjuk Plt RSUD Kota Pontianak, dr Johnson Langsung Buat Terobosan

Baca: Gubernur dan Wakil Gubernur Buka Puasa Bersama dengan ASN Pemprov Kalbar

Baca: Nasdem Raih Unsur Pimpinan DPRD Kalbar, DPW Kalbar Belum Tentukan Nama

"Dimulai dari bulan April tahun 2018 kemarin, proses untuk mengikuti lomba tersebut inisiasi dari Badan POM Pontianak. Dari kabupaten Sambas diwakili oleh tiga desa," ungkapnya.

Kemudian dari tiga Desa tersebut lanjutnya, Tebas Kuala berhasil mewakili Kalbar ketingkat nasional.
Selanjutnya, BBPOM Pontianak melakukan kegiatan pelatihan.

"Pelatihan dimulai dari April, Mei, Juni, Agustus sampai Desember 2018, di situ melihat bagaimana kesungguhan dari pada kader. Bagaimana bisa mengerti apa yang sudah di sampaikan dan hasilnya dari 3 desa tersebut kita terpilih mewakili Kalimantan Barat," terang Hemi.

Tidak berhenti disitu kata Hemi, selanjutnya dibentuk beberapa komunitas di Desa Tebas Kuala.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved