Sejumlah Tokoh Kayong Utara Tolak Gerakan People Power

Sejumlah tokoh di Kabupaten Kayong Utara menyatakan penolakan terhadap gerakan people power.

Sejumlah Tokoh Kayong Utara Tolak Gerakan People Power
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tokoh Agama Kayong Utara, Saparudin. 

Sejumlah Tokoh Kayong Utara Tolak Gerakan People Power

KAYONG UTARA - Sejumlah tokoh di Kabupaten Kayong Utara menyatakan penolakan terhadap gerakan people power.

Seorang Tokoh Agama, Saparudin mengatakan, gerakan people power tidak selaras dengan proses demokrasi di Indonesia.

Saparudin bahkan berharap gerakan people power tidak benar-benar terlaksana.

Menurut Saparudin, gerakan people power berpotensi merusak tatanan demokrasi yang telah lama dibangun.

"Kita tunggu saja hasil Pemilu, siapa saja yang menang dialah pemimpin kita dan tidak perlu ada gerakan people power atau semacamnya," kata Saparudin di Sukadana, Sabtu (18/5/2019).

Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Tanah Merah, Hendri mengajak masyarakat untuk mendukung apapun keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca: Gawai Dayak, Ketua Panitia Sampaikan Pesan Kepada Seluruh Masyarakat

Baca: Raih Trable, Pep Guardiola Hingga Fans Manchester City Malah Berang ke Media Inggris

Baca: Polisi Turun ke Pasar Pastikan Harga Sembako di Serawai Stabil Selama Ramadan

Hendri pun berharap, baik LSM, Partai Politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh pemuda menghormati keputusan KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Tolak semua kegiatan people power di Kabupaten Kayong Utara. NKRI harga mati," tegas Hendri.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved