Citizen Reporter

PMII Gelar Kajian Jurnalistik Sambil Ngabuburit

"Tujuan di selenggarakanya acara ini, adalah untuk menumbuhkan nilai-nilai minat literasi kader PMII di bidang jurnalistik", ujar sahabati Lina Wati

PMII Gelar Kajian Jurnalistik Sambil Ngabuburit
Istimewa
Capt: Kegiatan ngaji jurnalistik PMII, Sabtu (18/05/2019) 

PMII Gelar Kajian Jurnalistik Sambil Ngabuburit

Citizen Reporter
Asrul
Kader PMII IAIN Pontianak

PONTIANAK - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Abu Hanifah (PMII) menggelar acara ngaji jurnalistik yang bertemakan "mengasah kemampuan jurnalistik kader di era keterbukaan informasi" sambil Ngabuburit di Masjid Mujahidin, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (18/05/2019).

Acara ini di hadiri oleh senior PMII sahabat Fauzi Mauliji dan sekaligus sebagai pemateri ngaji jurnalistik. Dengan peserta yang hadir 20 orang peserta laki-laki dan  perempuan. 

"Tujuan di selenggarakanya acara ini, adalah untuk menumbuhkan nilai-nilai minat literasi kader PMII di bidang jurnalistik", ujar sahabati Lina Wati selaku Ketua Rayon Abu Hanifah yang sekaligus penyelenggara kegiatan ini.

Kegiatan ini tidak hanya menambah keilmuan dalam bidang jurnalistik, tatapi di samping itu juga acara yang di kemas dengan ngabuburit di Masjid Mujahidin merupakan berkah bagi sebagian kader-kader PMII, khususnya bagi anak kost. Salah satunya Fahri Almursid yang jauh-jauh hadir dari Jl. 28 Oktober tempat kediamanya kemasjid Mujahidin hanya untuk mengadiri kegiatan ini.

Baca: PMII IAIN Pontianak Gelar Tour Religi Pergerakan, Ziarah ke Makam 3 Ulama Kalbar

Baca: PMII Harap Open Bidding Pejabat Pemkot Singkawang Transparan, Tanpa Jual Beli Jabatan

"Bagi saya ini merupakan kegiatan yang sangat bagus bagi generasi PMII kedepanya, di samping saya bisa ngaji jurnalistik di samping itu juga saya bisa mendapatkan makanan takjil geratis, lumayan lah untuk mengganjal perut", ujarnya

Tidak hanya itu saja Fahri Almursid berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan sampai puasa ke 29 hari, karena dia mengakui untuk mengusasi literasi dalam bagian jurnalistik tidak bisa sekali saja, butuh arahan yang terus-menerus hingga kader itu bisa di katakan mampu dan tulisanya bagus.
 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved