Pemilu 2019

Jelang Pleno KPU Pusat, Kapolsek Belitang Imbau Warga Tetap Jaga Kamtibmas

Tidak lama lagi KPU tingkat pusat akan menggelar pleno, diharapkan seluruh elemen masyarakat baik toga, tomas, todat agar bersabar

Jelang Pleno KPU Pusat, Kapolsek Belitang Imbau Warga Tetap Jaga Kamtibmas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Belitang Ipda Agus Junaidi saat memimpin apel pagi di Halaman Mapolsek Belitang, Rabu (8/5) 

Jelang Pleno KPU Pusat, Kapolsek Belitang Imbau Warga Tetap Jaga Kamtibmas

SEKADAU - Tidak lama lagi KPU tingkat pusat akan menggelar pleno, diharapkan seluruh elemen masyarakat baik toga, tomas, todat agar bersabar menunggu hasil pleno dan tidak mudah terprovokasi dengan berita serta ajakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Polsek Belitang dalam menyikapi hal tersebut dengan melakukan pendekatan serta sambang ke beberapa tokoh yang ada di Kecamatan Belitang.

"Kita coba menyambangi tokoh masyarakat desa Nanga Ansar Kecamatan Belitang untuk memberikan imbauan kamtibmas serta menjalin silaturahmi antara Polri dengan masyarakat," ujar Kapolsek Belitang Ipda Agus Junaidi, Minggu (19/5/2019).

Ipda Agus berharap dengan adanya tomas disuatu wilayah dapat membantu menjaga kamtibmas terutama jelang pleno tingkat pusat agar secara tegas masyarakat menolak aksi people power.

Baca: RAMALAN ZODIAK Kesehatan Minggu 19 Mei 2019, Bersantailah Gemini, Fokus Kesehatan Optimalmu Taurus

Baca: Menjelang Pengumuman Hasil Pilpres 2019, IPW Menilai Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Baca: 18 Negara di Pasifik akan Ikut Pacific Exposition 2019

 "Ajakan aksi people power sangat meresahkan masyarakat dan tidak sesuai undang-undang yang ada. Tidak hanya itu para tokoh agama yang berada di Kecamatan Belitang juga diharapkan dapat menjaga perdamaian dan kerukunan umat beragama dengan tidak terprovokasi dengan wacana tersebut," tuturnya.

Kapolsek berharap semua pendukung calon presiden/wakil presiden bersabar menunggu dan menerima hasil yang diputuskan KPU sebagai pihak penyelenggara pemilu.

Tanpa melakukan mobilisasi massa dan menyebabkan situasi tidak kondusif di Wilkum Polsek Belitang ataupun daerah lain sekalipun.

"Masyarakat harus bersatu menjaga kerukunan antar warga dan antar umat beragama usai Pemilu ini. Siapa pun pemimpinnya, kita tetap bersatu dalam kesatuan NKRI serta dapat membawa bangsa ini lebih baik," Pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved