IMI Kalbar Akan Tindak Tegas Komunitas Tak Taati Aturan

Dalam pelaksanaannya, setidaknya terdapat 84 komunitas motor yang ikut dengan jumlah sekitar 300 an anggota.

IMI Kalbar Akan Tindak Tegas Komunitas Tak Taati Aturan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Ketua Pengprov IMI Kalbar, Yuliansyah didampingi Sekum Deden A Anugraha. 

IMI Kalbar Akan Tindak Tegas Komunitas Tak Taati Aturan

PONTIANAK - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalbar menegaskan, akan menindak tegas bagi siapa saja komunitas motor yang tidak mengikuti aturan di IMI, baik itu terkait dengan keselamatan berkendara ataupun melakukan perbuatan yang di luar batas sebagai anggota komunitas. Apalagi komunitas tersebut sudah terdaftar di IMI di Kalbar. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua IMI Kalbar, Yuliansyah, saat pelepasan kegiatan Sahur On The Road bagi komunitas motor di kota Pontianak, Minggu (19/5) dini hari di Gor Sultan Syarif Abdurahman Pontianak. 

Ia mengatakan, pihaknya sudah seringkali melakukan sosialisasi kepada komunitas baik motor maupun roda empat untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara. 

Baca: Santri Rubath Naqsyabandiyah Antusias Buka Puasa Bersama Tribun Pontianak

Baca: VIDEO: Indahnya Berbuka Puasa di Sky Hotel G Bersama Komunitas HAIC

Memandang beberapa kasus di luar sana kerapkali komunitas motor melakukan hal yang tidak senonoh, seperti meneror dan mengancam masyarakat mengatasnamakan komunitas motor.

Dengan begitu, akhirnya imbasnya juga kepada komunitas motor dan IMI sendiri.   

“Jadi sudah kita terapkan dan sudah kita sosialisasikan kepada teman-teman bahwa safetynya  harus diutamakan karena kita sering melihat di luar kalimantan sering melakukan hal-hal yang tidak senonoh dan membuat masalah," ujar Yuliansyah

"Dengan adanya perbuatannya itu akhirnya nama komunitas dan clubnya jadi tercoreng. Jadi itu yang selalu kita jaga terus. Kita sering memberikan himbauan kepada teman-teman bahwa harus selalu safety dan tertib berlalu lintas,” sambungnya. 

Ia juga mengaskan, jika ada komunitas ataupun club motor yang sudah terdaftar di IMI kemudian melakukan perbuatan tersebut, dirinya tidak akan segan-segan mencabut izin dan  mengeluarkan komunitas tersebut dari IMI.  

“Jadi kita sudah sosialisikan kepada ketua-ketua di grup itu. tolong masing-masing ketua membina anggotanya,” jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved