Gawai Nyelapat Taun Bentuk Syukur Hasil Panen Bagi Masyarakat Dayak Kecamatan Dedai

Wakil Bupati Sintang Askiman membuka pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun dengan pukulan gong sebanyak tujuh kali menandai pembukaan

Gawai Nyelapat Taun Bentuk Syukur Hasil Panen Bagi Masyarakat Dayak Kecamatan Dedai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun sebagai wujud syukur atas hasil panen yang bertempat di Kantor Desa Lundang Baru, Kecamatan Dedai, Sabtu (18/5/2019) siang. 

Gawai Nyelapat Taun Bentuk Syukur Hasil Panen Bagi Masyarakat Dayak Kecamatan Dedai

SINTANG - Wakil Bupati Sintang Askiman membuka pelaksanaan Gawai Dayak Nyelapat Taun dengan pukulan gong sebanyak tujuh kali menandai pembukaan bertempat di Kantor Desa Lundang Baru, Kecamatan Dedai, Sabtu (18/5/2019) siang.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Dedai, Yunusno menyampaikan rasa bangga karena gawai Nyelapat Taun di Desa Lundang Baru ini merujuk pada pelaksanaan gawai pertama di Kecamatan Dedai.

“Mari kita berdoa supaya panen di tahun yang akan datang semakin banyak. Kita bersyukur proses berladang tahun lalu bisa kita laksanakan dengan baik dengan hasil yang baik pula,” terang Yunusno.

Baca: Meski Akhir Pekan, Kawasan Pantai Pulau Datok Terpantau Lengang

Baca: Sambas Akan Laksanakan Pilkades Serentak, Ini Harapan IMTEK

Baca: Wabup Sintang Membuka Gawai Nyelapat Taun di Desa Lundang Baru

Sementara itu, Sekretaris DAD Kabupaten Sintang Herkulanus Roni menyampaikan bangga karena masyarakatnya Dayak di Desa Lundang Baru boleh bersyukur atas proses berladang tahun lalu sudah berjalan baik dengan hasil yang layak disyukuri.

Menurutnya, pemerintah sudah mengakui keberadaan masyarakat adat. Pemkab Sintang sudah mengesahkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang pengakuan terhadap masyarakat adat dan lembaga adat yang ada.

“Bersyukur atas panen padi dengan segala proses berladang sudah dilaksanakan sejak turun-temurun harus dilaksanakan," jelasnya.

Roni berharap bahwa Gawai Nyelapat Taun bukan saja milik Suku Dayak tetapi seluruh masyarakat Desa Lundang Baru karena ini cara mengucapkan syukur atas panen.

"Menjaga gawai ini tugas masyarakat adat Dayak. Maka rencananya 20 Juni 2019 DAD Kabupaten Sintang akan melaksanakan Gawai Dayak Tingkat Kabupaten Sintang. Silakan DAD Kecamatan Dedai mempersiapkan diri untuk mengikuti gawai di kabupaten Sintang nanti," terang Herkulanus Roni.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved