Ramadan

Warga Sering Keluhkan Terjadi Pemadaman Listrik, Tokoh Masyarakat Pontianak Angkat Bicara

Kalau umpamanya masih terjadi pemadaman bila sudah razia secara maksimal

Warga Sering Keluhkan Terjadi Pemadaman Listrik, Tokoh Masyarakat Pontianak Angkat Bicara
ISTIMEWA
Muhammad Fauzie 

Warga Sering Keluhkan Terjadi Pemadaman Listrik, Tokoh Masyarakat Pontianak Angkat Bicara

PONTIANAK - Memasuki masa bulan ramadhan, bebepa waktu lalu masyarakat mengeluhkan terjadinya pemadaman listrik di beberapa wilayah.

Tokoh masyarakat Pontianak Muhammad Fauzie pun angkat bicara dalam hal ini.

Fauzie mengatakan bahwa padamnya listrik bukan hanya terjadi saat hendak berbuka puasa saja, namun terkadang, pemadaman juga terjadi saat malam hari dan terkadang menjelang sahur, dirinya pun merasa heran, kenapa disaat memasuki bulan Ramadhan, padam listrik malah sering terjadi.

Baca: Lowongan Kerja BUMN Terbaru 2019! PT Taspen Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Ini Batas Waktu Daftar!

Baca: Motor Matic Banyak Diminati, Simak Komentar 4 Srikandi Cantik Ini

"Pada saat pemadaman itu kadang kala selain menjelang buka puasa tapi juga terjadi trawih dan makan sahur, kan saat itu juga tidak ada yang bermain layang - layang dan pemadaman ini bukan hanya terjadi di wilayah Pontianak Utara saja, tapi keluhannya juga sama di beberapa wilayah kota Pontianak lainnya, dan bahkan kabupaten tetangga," ujarnya, Sabtu (18/5/2019).

Ia berharap kepada pemerintah kota Pontianak maupun kabupaten provinsi supaya memaksimalkan untuk melakukan razia secara terpadu bersama pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan razia layang - layang yang menggunakan tali kawat.

"Kita berprasangka baik saja kepada PLN, untuk itu kita berharap kepada Pemerintah untuk menggelar razia secara maksimal, kalau itu sudah dilakukan acara maksimal dan pemadaman masih dilakukan artinya ada ketidak jujuran dari pihak PLN,,"ujarnya.

Menurutnya, bila pihak pemerintah provinsi, kota, dan Kabupaten telah memaksimalkan upaya razia layang - layang, dan PLN masih menggunakan alasan klasik dengan mengatasnamakan layang - layang, maka tidaklah salah masyarakat memilih jalan demonstrasi untuk meminta jawaban pasti PLN terkait pemadaman listrik yang terjadi.

"Kalau umpamanya masih terjadi pemadaman bila sudah razia secara maksimal, masih saja terjadi pemadaman, berarti alasan yang di sampaikan PLN itu tidak bisa di buktikan kebenarannya, maka wajar kalau masyarakat melakukan demo ke PLN dalam rangka meminta penjelasan dan pertanggungjawaban terhadap pemadaman setiap bulan ramadhan, saya bilang setiap bulan ramadhan, karena hampir setiap bulan ramadhan terjadi pemadaman listrik di kota Pontianak, dan tragisnya lagi ada di antaranya menjelang buka puasa,"pungkas Fauzie.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved