Wabup Askiman Ajak Lawan Isu-isu yang Dapat Memecah-belah Persatuan Indonesia

Kita mengimbau ke seluruh lapisan komponen masyarakat di Kabupaten Sintang mari kita jaga keutuhan negeri kita.

Wabup Askiman Ajak Lawan Isu-isu yang Dapat Memecah-belah Persatuan Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Wakil Bupati Sintang Askiman 

Wabup Askiman Ajak Lawan Isu-isu yang Dapat Memecah-belah Persatuan Indonesia 

SINTANG - Wakil Bupati Sintang Askiman menyampaikan rasa terima kasih dan bangga kepada penyelenggara pemilu, TNI-Polri, dan semua komponen yang terlibat dalam mensukseskan pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2019. 

Menurutnya pemilu yang kali ini dilaksanakan memang berbeda dengan pemilu tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, pelaksanaan dapat berjalan dengan tertib dan lancar, serta berkeadilan dan berkejujuran. 

"Saat ini kita merasakan bahwa Indonesia Damai  benar-benar terjadi di seluruh provinsi kabupaten dan di pedesaan dan di tingkat RT. Ini adalah hasil kerja nyata semua pihak, terutama TNI-Polri," katanya, Rabu (15/5/2019) pagi. 

Lanjutnya bahwa saat ini semua tahapan pleno di tingkat PPK Kecamatan, kemudian pleno di tingkat KPU Kabupaten sudah diselesaikan. Kemudian masih berlangsung sedikit lagi pleno di tingkat provinsi dan nasional. 

Kemudian pada tanggal 22 Mei 2019 nanti, akan dilakukan penetapan Pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih kemudian dilanjutkan dengan DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten periode 2019-2024. 

Baca: Muslimin: Kita akan Lakukan Kegiatan Sidak Rutin

Baca: Libtang Kalbar Lakukan Pelatihan SIG

Oleh karena itu, Askiman mengimbau khususnya untuk masyarakat Kalimantan Barat dan lebih khusus lagi untuk Kabupaten Sintang untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif yang berkembang di seluruh negeri ini. 

"Terutama isu mengenai pergerakan secara konstitusional untuk melawan hasil pemilihan presiden kemudian ada isu makar. Saya kira itu adalah perbuatan daripada orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya. 

Askiman juga mengimbau agar jangan sampai isu ini kemudian memberikan tuduhan terhadap salah satu suku tertentu, tuduhan terhadap salah satu agama tertentu yang melakukan pergerakan pergerakan tersebut. 

"Karena suku dan agama itu tidak pernah mengajarkan kepada kita ke dalam prinsip hidup yang terpecah-belah dan tidak memiliki rasa kekeluargaan," tegas Askiman

Menurutnya kalaupun ada yang mengembangkan isu tersebut, yaitu sekelompok kecil komponen anak bangsa atau dari pihak pihak luar yang tidak berkehendak melihat Indonesia yang begitu damai dan Indonesia yang bersatu. 

"Kita mengimbau ke seluruh lapisan komponen masyarakat di Kabupaten Sintang mari kita jaga keutuhan negeri kita. Kita jaga jangan sampai ada yang merusak negeri kita mari kita lawan secara bersama-sama semua isu yang memecah belah bangsa di negeri kita tercinta ini," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved