KPPAD Sayangkan Pengeroyokan Mengakibatkan Seorang Remaja Singkawang Meninggal

Dirinya berharap, pihak keluarga dapat diberi kekuatan, ketabahan serta bersabar atas kejadian ini.

KPPAD Sayangkan Pengeroyokan Mengakibatkan Seorang Remaja Singkawang Meninggal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / FILE
Komisioner KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu 

KPPAD Sayangkan Pengeroyokan Mengakibatkan Seorang Remaja Meninggal Dunia di Singkawang

PONTIANAK -  Seorang Remaja laki - laki yang bernama John Felix meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit di Kota Pontianak akibat di keroyok oleh empat orang remaja laki - laki.

Saat ini, pihak kepolisian Polresta Singkawang telah menetapkan empat orang tersangka yang berinisial F (16), C (14), H (13) dan E (16) atas meninggalnya John Felix.

Lantaran tersangka anak-anak, Kapolresta Singkawang  AKBP Raymond M Masengi, memastikan akan ada perlakuan khusus dalam proses hukum.

“Karena tersangkanya anak dibawah umur, maka kami memperlakukan khusus terhadap para tersangka dan saat ini masih dilakukan penyelidikan," jelasnya. 

Kapolres pun sangat menyayangkan peristiwa nahas ini bisa terjadi. Mengingat, tersangka dan korban masih di bawah umur.

Baca: Polres Mempawah Meringkus Pengedar Sabu di Terusan, Ini Orangnya

Baca: Safari Ramadan ke Mait Hilir, Berikut Pesan Bupati Jarot

"Saya sangat menyayangkan kejadian ini terjadi karena tersangka dan korban masih di bawah umur,” katanya.

Terpisah, Wakil ketua KPPAD Kalbar Tumbur Manalu saat ditemui Tribun di Kantornya turut berduka cita atas meninggalnya seorang remaja laki - laki di kota Singkawang akibat di keroyok oleh empat remaja, dan dikarenakan di Kota Singkawang belum terbentuk KPPAD, Tumbur mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendampingan terkait kasus yang terjadi di Kota Singkawang ini, dan akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, Rabu (15/5/2019).

Tumbur mengaku sangat menyayangkan hal ini, terlebih atas kejadian pengeroyokan ini membuat satu remaja meninggal dunia.

"Atas kasus ini memang kita tidak terima apa yang dilakukan oleh anak - anak ini, kekerasan yang menyebabkan kematian tidak sepantasnya dilakukan oleh anak - anak,"katanya.

Halaman
123
Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved